Metropolitan

Pramono Anung Tanggapi Situasi Banjir Melanda Jakarta: Ini Banjir Kiriman, Curah Hujan Lokal Rendah

Oleh: Asti Aureli Septania Selasa 04 Mar 2025, 18:29 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi situasi banjir yang melanda Jakarta dengan menyatakan bahwa ini adalah banjir kiriman.

AYOJAKARTA.COM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi situasi banjir yang melanda Jakarta dengan menyatakan bahwa ini adalah banjir kiriman.

Dia menjelaskan bahwa ada tiga jenis banjir yang terjadi di Jakarta: banjir rob, banjir lokal, dan banjir kiriman dari daerah lain.

Namun, pada situasi kali ini, ia meyakini bahwa banjir yang melanda Kota Jakarta merupakan banjir kiriman.

“Banjir yang terjadi di Jakarta sekarang ini boleh dikatakan mayoritas hampir 90% lebih adalah banjir kiriman.” Tegas Pramono Anung yang dikutip dari Metro TV pada Selasa 4 Februari 2025.

Menurutnya, banjir ini bukan berasal dari kota Jakarta karena belakangan ini curah hujan yang melanda di wilayah Ibu Kota ini cukup rendah.

“Curah hujan di Jakarta sendiri cukup rendah,” jelasnya.

Baca Juga: Parah, Banjir Bikin Lumpuh Total! Ini Titik Pengalihan Exit Tol Bekasi! Masyarakat Diimbau Hindari Jalan Ini

Pramono mengakui bahwa sejak kemarin, dia "diteror" oleh masalah banjir, namun dia berkomitmen untuk menangani masalah ini dengan serius.

“Saya telah meminta untuk modifikasi cuaca dilakukan didorong untuk ke laut,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, saat ini Pemerintah Jakarta sudah memutuskan untuk mengaktifkan kampung siaga bencana.

Kampung Siaga ini merupakan posko dalam membantu para korban banjir di Jakarta untuk kebutuhan makanan dan lain-lain.

Sebelumnya, Pramono menyebutkan bahwa penanganan banjir lokal sudah dimulai dengan pengerukan dan pemanfaatan sumur resapan.

Baca Juga: Benarkah KJP Plus Tahap 1 tahun 2025 Cair Bulan Ramadhan? Berikut Skema Penyaluran Terbaru

Dia juga mengklaim bahwa jumlah banjir kiriman telah berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya berkat adanya dua waduk, yaitu Waduk Cimahi dan Waduk Sukamahi, meskipun kedua waduk tersebut masih belum cukup untuk sepenuhnya mengatasi masalah banjir di Jakarta.

Dia mengimbau masyarakat dan petugas untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama di bulan puasa, agar tidak mengganggu kegiatan ibadah masyarakat.

Pramono menegaskan pentingnya koordinasi antara instansi terkait dalam menangani situasi ini dan memastikan bahwa langkah-langkah mitigasi terus dilakukan untuk mengurangi dampak banjir di masa mendatang.

Reporter Asti Aureli Septania
Editor Aris Abdulsalam