Metropolitan

Ganjar Pranowo Tanggapi Wacana Duet dengan Anies Baswedan: Kalau Ide Kan Bebas

Oleh: Nisrina Harum Lestari Jumat 25 Agu 2023, 10:09 WIB
Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa siapapun boleh mengemukakan berbagai ide, seperti halnya wacana duet dengan Anies Baswedan.

AYOJAKARTA.COM – Capres yang diusung PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, akhirnya memberikan tanggapan terkait wacana duet dengan calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan.

Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa siapapun boleh mengemukakan berbagai ide, seperti halnya wacana duet dengan Anies Baswedan.

Menurut Ganjar Pranowo, apabila ide tersebut hanya sebatas wacana maka bebas dikemukakan oleh siapa saja.

Terlebih Indonesia adalah negara demokrasi sehingga tidak ada batasan untuk seseorang mengemukakan ide-idenya.

Baca Juga: Anies Baswedan Buka Suara Soal Wacana Duet dengan Ganjar Pranowo: Tidak Mungkin Membahas Ini

Hal itu disampaikan oleh Ganjar Pranowo usai menghadiri sebuah acara di Balai Kota Solo pada Kamis, 24 Agustus 2023.

“Ide-ide yang dilempar kalau ide kan bebas, namanya demokrasi,” kata Ganjar dikutip AyoJakarta.com dari siaran Kompas TV, Jumat, 25 Agustus 2023.

Ganjar menilai sah-sah saja apabila ada wacana dirinya berduet dengan eks Gubernur DKI Jakarta itu.

Justru, Ganjar mengaku dirinya harus berkomunikasi dengan tokoh politik lainnya.

Baca Juga: Pergi ke Jawa Timur, Anies Baswedan Kunjungi Museum dan Galeri SBY-ANI di Pacitan

“Sah-sah saja dan kita mesti berdialog dengan siapapun,” jelasnya.

Di sisi lain, Anies juga ikut buka suara mengenai wacana duet dengan Ganjar di Pilpres 2024 mendatang.

Anies mengungkapkan bahwa wacana duet dengan Ganjar sangat sulit untuk direalisasikan.

Pasalnya, Anies dan juga Ganjar berasal dari koalisi yang berbeda dan tidak sehingga akan sulit terwujud.

Baca Juga: Isu Duetkan Ganjar - Anies, Begini Respon Demokrat dan NasDem: Sah-sah Saja

Anies melihat tidak mungkin koalisinya merundingkan nama calon yang berasal dari luar koalisinya.

“Yang berada dalam koalisi ini nanti kita membahas pasangan, tapi tidak mungkin membahas nama orang yang tidak berada dalam koalisi. Kalau partainya bukan bagian dari koalisi, bagaimana mungkin bisa dibahas namanya. Menjadi bagian dari koalisi dulu baru ada pembahasan nama,” ungkap Anies.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Tedi Rukmana