AYOJAKARTA.COM - Tak bisa dipungkiri lagi, bahwa kemacetan di Jakarta sudah seperti makanana sehari-hari bagi masyarakat yang tinggal di Ibu Kota negara ini.
Kemacetan di Jakarta masih menjadi salah satu permasalahan utama yang menjadi persoalan dan keluhan masyarakat.
Dengan macetnya Jakarta, kerap kali membuat masyarakat terpaksa bangun lebih awal agar terhindar dari macet dan sampai tepat waktu di tempat tujuan.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah, namun rupanya masalah tersebut tak kunjung usai.
Kemacetan di Jakarta pada sejumlah titik salah satu penyebab terbesarnya adalah ketergantungan pengguna jalan yang lebih mengandalkan mobil pribadi ketimbang angkutan umum.
Deddy Herlambang, Direktur Eksekutif Institut Studi Tranportasi sendiri sempat mengatakan bahwa penggunaan transportasi umum di Jakarta lebih rendah daripada penggunaan kendaraan pribadi. Idealnya penggunaan angkutan umum seharusnya bisa mencapai 50%.
“Penggunaan angkutan umum kita juga saat ini masih di bawah 20% sangat kecil, idealnya kita bisa mencapai 50%.,” kata Deddy Herlambang seperti yang dikutip dari YouTube Metrotv.
Salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi kemacetan adalah dengan adanya peraturan ganjil genap.
Namun cara itu rupanya masih belum mengatasi permasalahan tersebut, karena banyak masyarakat yang mampu membeli dua kendaraan pribadi dengan plat nomor ganjil dan genap.
“Ganjil genap juga tidak bisa, karena ini percuma juga, karena pada akhirnya orang juga bisa beli mobil dua, yang satu mobil ganjil dan satunya genap.” ujarnya.
Oleh karena itu, penting bagi kita pengguna jalan untuk mengetahui di mana saja titik kemacetan di Jakarta yang perlu dihindari.
Berikut adalah titik kemacatan di Jakarta berdasarkan pantauan dari Google Maps.
a . Jakarta Selatan
Beberapa titik di Jaksel antara lain Simpang Lebak Bulus I/II, Jalan RS Fatmawati dan Pasar Pondok Labu, Jalan Menteng Dalam (area Mall Kota Kasablanka), Jalan Gatot Subroto.
b . Jakarta Pusat
Beberapa titik di Jakpus yang rawan macet antara lain Jalan Diponegoro, Imam Bonjol, Sudirman, Cokroaminoto, Kebon Sirih, Menteng Raya, Matraman Dalam, Tugu Tani, MH Thamrin, Proklamasi, serta Teuku Umar.
c . Jakarta Barat
Titik kemacetan parah di daerah Jakbar sering terjadi di lampu merah Cengkareng Jalan Daan Mogot, Jalan Panjang, dan Grogol.
d . Jakarta Utara
Lalu titik macet yang sering terjadi di Jakut yaitu di Jalan Yos Sudarso sekitar Pelabuhan Tanjung Priok, depan Polres Metro Jakarta Utara atau depan Kantor Wali Kota Jakarta Utara, putaran balik Plumpang dan putaran balik Artha Gading, putaran balik Bogasari atau Airin.
e . Jakarta Timur
Di Jakarta Timur sendiri yang merupakan langganan macet antara lain di Jatinegara di Jalan Basuki Rahmat, Jalan Bekasi Barat Raya, Jalan Bekasi Timur Raya, Jalan Jatinegara Barat, Jalan Jatinegara Barat I, dan Jalan Jatinegara Timur.
Itulah sejumlah titik kemacetan di Jakarta pada hari ini Senin 24 Juli 2023.***