AYOJAKARTA.COM – Calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, bertemu Sekretaris Jenderal (Sekjen) Liga Muslim Dunia pada Sabtu, 1 Juli 2023.
Pertemuan antara Anies Baswedan dengan Muhammad bin Abdul Karim Isa berlangsung usai rangkaian ibadah haji.
Dalam pertemuan tersebut, Anies Baswedan serta Mohammed bin Abdul Karim Isa yang merupakan sahabat terlihat sangat akrab.
Sebelum berbincang dengan Sekjen Liga Muslim Dunia, Anies dan sejumlah tokoh tanah air mendapat kesempatan untuk bertemu putra mahkota kerajaan Arab Saudi.
Pada kesempatan tersebut, Anies juga sempat menyampaikan ucapan terima kasih serta bertitip salam kepada Raja Salman.
Sementara itu, menjelang akan diumumkannya nama calon wakil presiden (cawapres) pendamping bagi Anies, sejumlah relawan mulai menunjukkan geliat.
Pada Minggu, 2 Juli 2023 relawan pendukung Anies yang tergabung dalam Jaringan Nasional Siliwangi menggelar pertemuan.
Dalam kesempatan tersebut, Jaringan Nasional Siliwangi juga mengadakan bimbingan teknis bagi para saksi yang akan ditugaskan di Tempat Pemungutan Suara.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Blusukan ke Jakarta, Refly Harun Sebut Ada Upaya Kritik Anies Baswedan dan Heru Budi?
Menurut Pembina Jarnas Siliwangi Irfan Fauzi Arief, bimtek diberikan bagi para relawan saat melakukan pemantauan.
Langkah tersebut ditempuh sebagai salah satu bentuk upaya mengamankan proses pemilu agar berjalan jujur serta adil.
Selain memberikan bimbingan teknis bagi relawan, Jarnas Siliwangi juga meluncurkan Seribu Posko dan Seribu Saksi.
Sehubungan dengan peluncuran posko relawan tersebut, Nurdiah yang merupakan Ketua Jarnas Siliwangi memberi pernyataan.
Baca Juga: Soal Kepastian Kapan Cawapres Diumumkan, Juru Bicara Anies Baswedan Sampaikan Hal Ini
“Posko tersebut nanti akan menjadi tempat koordinasi para saksi yang ditugaskan di beberapa TPS,” ujar Nurdiah, dikutip dari siaran MetroTV pada Selasa, 4 Juli 2023.
Sebagaimana diketahui publik, kepergian Anies ke tanah suci juga mengantongi nama calon pendampingnya untuk Pemilu 2024.
Dengan adanya pengumuman nama cawapres tersebut, menurut Sudirman Said akan mampu meredam upaya-upaya penjegalan yang terjadi.
Meski mengalami sejumlah kendala, penetapan bakal nama cawapres tetap akan dilakukan usai kembalinya Anies dari tanah suci.
Dengan telah diumumkannya bakal cawapres pendamping, Sudirman Said yakin langkah Anies akan menjadi semakin terbuka lebar.
Pernyataan terkait pengumuman nama cawapres tersebut disampaikan Jubi Anies Baswedan saat melakukan pertemuan di Brebes.
“Insya Allah begitu Beliau pulang, mungkin akan segera menyampaikan siapa yang akan dipilih sebagai pendamping,” ujar Juru Bicara KPP itu.
Lebih lanjut Sudirman Said menyebut bahwa figur Anies Baswedan merupakan sosok yang memang ditunggu untuk melakukan perubahan.***