AYOJAKARTA.COM - Bakal calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan diketahui hingga kini masih belum mengumumkan siapa nama bakal cawapresnya.
Padahal Anies Baswedan diketahui telah mengantongi satu nama sebagai cawapres yang akan mendampinginya memimpin Indonesia apabila terpilih.
Sayangnya hingga kini Anies Baswedan belum juga mengumumkan meski desakan dari beberapa partai pengusung kian ramai dan menimbulkan suasana tegang.
Seperti dicuitkan oleh salah satu pendukung Anies, yang merupakan mantan anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) era Anies Baswedan, Tatak Ujiyati.
Baca Juga: Sudah Mantap, Anies Baswedan Umumkan Cawapres Sebentar Lagi? Tim Sukses Bocorkan Faktanya!
Tatak Ujiyati menyebut bahwa sebenarnya banyak sosok yang ingin maju mendampingi Anies Baswedan sebagai cawapres dan masuk dalam bursa cawapresnya.
Namun sayangnya orang-orang tersebut terlalu takut akan dua hal ini jika tetap maju menjadi cawapres Anies.
Tatak mengaku mendapatkan bocoran informasi tersebut dari teman dekat Anies.
Hal itu dicuitkan oleh Tatak melalui akun Twitter pribadinya @tatakujiyati seperti dikutip AyoJakarta.com, Jumat, 23 Juni 2023.
Baca Juga: Ramai Kabar Anies Baswedan akan Jadi Tersangka, KPK Bilang Begini
“Bbrp org yg digadang2 jd bakal cawapres Anies, tak berani maju. Takut konsekuensi katanya: dicari2 kesalahan & dikriminalisasi. Begitu cerita teman yg dekat sekali dg Anies,” cuitnya, dikutip dari liberte.suara.com.
Tatak pun dalam cuitannya juga menyebut bahwa apabila ada sosok yang berani maju menjadi cawapres Anies itu artinya ia bernyali dan tak punya kasus hukum.
“So siapapun cawapres Anies besok, dipastikan ia bernyali & tak punya kasus hukum,” lanjut Tatak dalam cuitanya.
Saat ini diketahui bahwa Anies Baswedan tengah menjalankan ibadah haji ke tanah suci Mekkah.
Baca Juga: Rumor Pentersangkaan Anies Baswedan, Said Didu: Mandalika yang Rugi Malah Formula E yang Dibidik
Keberangkatan Anies ke tanah suci itu pun sempat banyak menimbulkan kabar miring bahwa adanya tekanan dari salah satu partai pengusung dan perjalanan tersebut mengandung unsur politik.
Terlebih keberangkatan Anies Baswedan diketahui bersamaan dengan Ketua DPP Partai PDIP Puan Maharani.
Sebelum keberangkatannya menuju Mekkah untuk menjalankan ibadah haji, Anies sempat bertemu dengan tim 8.
Bukan membahas soal cawapres, namun Anies membahas soal pemenangannya dalam Pilpres 2024 mendatang.
Baca Juga: Beredar Isu KPK Tak Berani Periksa Dirinya, Anies Baswedan Blak-blakan Ungkap Miliki 2 Kekuatan Ini
Terkait dengan pengumuman cawapres, disebutkan bahwa pembahasan sebenarnya sudah selesai mengenai hal tersebut.
Anies akan mengumumkan sendiri bakal cawapresnya dan diharapkan momen tersebut muncul sepulangnya Anies dari ibadah haji.***