AYOJAKARTA.COM – Informasi terbaru dan terkini mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru DKI Jakarta hadir kembali.
Seperti yang diketahui, PPDB DKI Jakarta juga dibuka untuk peserta jalur afirmasi sejak 19 Juni 2023 kemarin.
Akan tetapi memang dicantumkan syarat jika peserta dari jalur afirmasi harus terdaftar lebih dulu dalam DTKS.
Sebab itu, bagi pelajar yang terdaftar sebagai penerima KJP Plus tetap diberi kesempatan selebar-lebarnya untuk mengikuti PPDB DKI Jakarta 2023.
Bahkan PPDB DKI Jakarta tak hanya dibuka untuk pelajar yang terdaftar sebagai penerima KJP Plus saja.
Baca Juga: Dibuka Hari Ini, Link Pendaftaran PPDB Jateng 2023 SMA SMK Lengkap Beserta Cara Daftarnya
Namun juga dibuka untuk siswa yang orang tuanya sebagai driver Mitra Trans Jakarta, terdaftar dalam KPJ, dan juga PIP.
Kemudian yang penting untuk disimak adalah pada Rabu, 21 Juni 2023 kemarin pendaftaran PPDB DKI Jakarta sudah dibuka mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.
Lanjut untuk pengumumannya sendiri langsung yakni pada hari ini yang sama Rabu, 21 Juni 2023 pukul 17.00 WIB.
Nah bagi calon peserta didik yang dinyatakan lolos dengan sekolah pilihannya, wajib untuk melakukan Lapor Diri pada hari Kamis sampai Jumat tanggal 22-23 Juni 2023.
Baca Juga: Simak Ketentuan Pendaftaran PPDB 2023 DKI Jakarta Jalur Afirmasi, Penerima KJP Plus Bisa Mendaftar
Batas akhir untuk lapor diri jalur afirmasi tingkat SD, SMP, dan SMA atau SMK adalah hari ini, Jumat, 23 Juni 2023 pukul 14.00 WIB.
Pastikan calon peserta didik sudah Lapor Diri dengan cara login di situs resmi ppdb.jakarta.go.id lalu klik tombol Lapor Diri.
Pastikan juga untuk mencetak dan menyimpan bukti Lapor Diri, dan bagi calon peserta didik baru yang tidak lapor diri dianggap mengundurkan diri.
Lantas, bagaimana cara untuk memantau hasil seleksi PPDB DKI Jakarta Tahun 2023?
1. Akses laman resmi PPDB DKI Jakarta 2023
2. Pilih jenjang dan jalur yang sesuai
3. Klik menu seleksi dilanjutkan melihat sekolah pilihan
Perlu diketahui jika pada tampilan halaman tersebut akan ditampilkan ranking dan juga proses seleksinya.
Sehingga apabila ranking peserta didik dirasa mepet bisa segera mengajukan pilihan sekolah lain yang masih menerima atau membuka pendaftaran.