AYOJAKARTA.COM – Kandidat capres dari Koalisi Perubahan Persatuan yakni Anies Baswedan turut menanggapi soal Jaminan Sosial Semesta Sepanjang Hayat yang digagas Serikat Pekerja Nasional (SPN) beserta sejumlah elemen buruh.
Menurut Anies Baswedan, gagasan tersebut penting untuk dieksplorasi lebih lanjut lantaran menyangkut soal aspek keadilan dan kesejahteraan sosial.
Hal itu disampaikan Anies Baswedan saat menghadiri Dialog Publik yang digelar oleh SPN di Hotel Bidakara, Jakarta pada Minggu, 18 Juni 2023.
“Sebagai sebuah gagasan ini perlu kita eksplore,” terang Anies Baswedan dikutip dari laman Republika.co.id pada Senin, 19 Juni 2023.
“Dan semua ikut partisipasi di sini,” lanjutnya.
Baca Juga: Politikus Demokrat Desak Anies Baswedan Umumkan Cawapres Sebelum Haji: Agar Bisa Doa Kemenangan
Dalam dialog tersebut, Anies Baswedan juga menuturkan pentingnya aspek keadilan serta kesejahteraan khususnya bagi kalangan menengah ke bawah.
Anies Baswedan juga menegaskan jika saat ini timnya sedang melakukan kajian terhadap Omnibus Law.
“Saking besarnya saling panjangnya item itemnya,” beber Anies.
Tak hanya itu, Anies Baswedan juga menyambut baik berbagai masukan dari elemen buruh soal pemberian jaminan sosial semesta sepanjang hayat.
Maka dari itu, Anies meminta agar perwakilan dari serikat buruh maupun pekerja untuk duduk bersama dengan timnya guna membahas serta mendalami kajian tersebut.
“Kami ada dua tim, yang satu bicara tentang komunikasi, kampanye” tutur Anies.
“Satu lagi bicara tentang policy kebijakan, jadi menjadi semacam think tank,” imbuhnya.
Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga membahas soal praktik khususnya semasa dirinya menjabat sebagai gubernur serta pengalaman saat mendapat protes dari pengusaha.
Di mana saat itu Anies Baswedan diprotes oleh pengusaha lantaran membela kepentingan buruh soal mendapatkan upah kerja yang layak.
Tersirat juga harapan Anies Baswedan agar bisa menjadi presiden sehingga bisa menyebarkan kebijakan dan praktik baik berdasarkan pengalamannya selama ini menjabat sebagai Gubernur.