AYOJAKARTA.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha, sudah banyak masyarakat yang menunggu informasi terbaru kapan 1 Dzulhijjah 1444 H.
Ini karena, banyak umat muslim yang sudah tak sabar dan tidak ingin terlambat untuk menjalankan puasa Arafah menjelang Idul Adha.
Keputusan mengenai kapan 1 Dzulhijjah 1444 H berpotensi mengalami perbedaan antara keputusan Kementerian Agama (Kemenag) dan juga Muhammadiyah.
Lalu kapan 1 Dzulhijjah 1444 H versi pemerintah dan Muhammadiyah? Simak informasi berikut ini.
Baca Juga: Inilah Hikmah Kurban Idul Adha yang Tidak Banyak Orang Tahu
1 Dzulhijjah 1444 H versi Pemerintah
Seperti yang diketahui, mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, Idul Adha akan jatuh pada Kamis, 29 Juni 2023.
Apabila merujuk pada SKB 3 Menteri tersebut, Idul Adha jatuh pada hari kesepuluh bulan Dzulhijjah maka apabila dihutung mundur 1 Dzulhijjah akan jatuh pada 19 Juni 2023.
Melansir dari NU Online, mengacu pada data hilal 29 Dzulqa’dah 1444 H atau 18 Juni 2023, kemungkinan besar Idul Adha akan jatuh pada 29 Juni 2023.
Akhir bulan Dzulqa’dah 1444 H akan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal), sehingga 1 Dzulhijjah 1444 H kemungkinan akan jatuh pada 20 Juni 2023.
Meski begitu, keputusan kapan 1 Dzulhijjah 1444 H masih harus menunggu keputusan yang ditetapkan oleh Kementerian Agama pada Minggu, 18 Juni 2023 malam.
Baca Juga: Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah dan Hari Raya Idul Adha 1444 H?
1 Dzulhijjah 1444 H versi Muhammadiyah
Muhammadiyah telah menentukan 1 Dzulhijjah dalam maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2023 tentang penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah 1444 H.
Dari maklumat tersebut, diketahui bahwa 1 Dzulhijjah 1444 H akan jatuh pada Senin Legi, 19 Juni 2023.
Sehingga, Hari Arafah (9 Dzulhijjah) akan jatuh pada hari Selasa Wage, 27 Juni 2023.
Kemudian, mengacu pada maklumat tersebut Idul Adha (10 Dzulhijjah) akan jatuh pada Rabu Kliwon, 28 Juni 2023.
Demikian informasi mengenai kapan 1 Dzulhijjah 1444 H menurut pemerintah dan Muhammadiyah.