AYOJAKARTA.COM -- Kasus penganiayaan anak perwira polisi AKBP Achiruddin Hasibuan, Aditya Hasibuan berujung panjang.
Viralnya video penganiayaan Aditya Hasibuan kepada Ken Admiral di media sosial membuat warganet pun geram.
Atas aksi penganiayaan itu, polisi menetapkan Aditya Hasibuan menjadi tersangka.
Selain Aditya, nama ayahnya Achiruddin Hasibuan pun ikut terseret lantaran terbukti terlibat membiarkan aksi penganiayaan itu terjadi di halaman rumahnya.
Baca Juga: AKBP Achiruddin Hasibuan Tak Kuasa Menangis Anak Balitanya Sakit Tak Dapat Izin Jenguk
Kini karir Achiruddin di kepolisian sudah selesai. Tak hanya itu, dirinya pun dijadikan tersangka karena membiarkan anaknya bertindak kriminal.
Terbaru, Achiruddin Hasibuan membeberkan bahwa Ken Admiral si korban penganiayaan yang dilakukan oleh anaknya (Aditya Hasibuan) itu merupakan keponakan seorang anggota Polri berpangkat tinggi.
Tidak tahu apa tujuanya, Achiruddin membeberkan fakta itu usai menjalani rekonstruksi kasus penganiayaan yang menjerat dirinya dan anaknya.
Menurut Achiruddin, paman Ken Admiral itu adalah seorang polisi bernama Edi Pariadi berpangkat Komisaris Besar Polisi atau Kombes Pol.
Baca Juga: Curhat AKBP Achiruddin Hasibuan: Ngaku Sudah 20 Kali Chat Keluarga Ken Admiral Untuk Minta Maaf
"Si Ken itu adalah keponakan Pak Edi Pariadi, Kombes Pol sekarang sedang mengikuti pendidikan di Sespimti," ungkap Achiruddin, dikutip dari siaran Kompas TV pada Kamis, 11 Mei 2023.
Tak hanya itu, mantan Kabag Bin Ops Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut itu juga mengungkapkan identitas sejumlah saksi dari teman-teman korban, salah satunya anak perwira menengah polisi.
"Si Kazmal itu anak dari Bapak Kombes Pol Hendra Salipu Dansat Brimob Polda Kepri yang sekarang sedang mengikuti pendidikan di Sespimti. Si Rio ngakunya, tapi saya tidak tahu, mengaku anak Kombes Pol Misbahul Munawir Dir Samapta Polda Aceh," papar Achiruddin.
Oleh karena itu, Achiruddin mengaku sebelumnya telah mencoba menjalin komunikasi baik dengan paman korban melalui pesan singkat. Namun, tidak mendapat respon yang baik.
Baca Juga: Gaya Arogan AKBP Achiruddin Saat Emosi dan Protes di Tengah Rekonstruksi Penganiayaan Ken Admiral
"Makanya, saya bilang nak kita semua sama-sama keluarga polisi. Itu yang saya bilang dan sangat-sangat sedih ya. Anak orang bisa kita damaikan, anak sendiri gak bisa," jelas AKBP Achiruddin.***