AYOJAKARTA.COM -- Bakal calon presiden Anies Baswedan berkomitmen untuk menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Anies saat pengukuhan deklarasi relawan amanat Indonesia di Tennis Indoor Kawasan GBK pada Minggu, 7 Mei 2023 dengan pidatonya yang bertajuk "Luruskan Jalan, Hadirkan Keadilan".
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berharap dengan adanya keadilan, bisa menghapus ketimpangan dan perbedaan perekonomian yang ada di Indonesia selama ini.
"Hari ini kita juga harus menengok ke depan, kenyataan hari ini ya wilayah kita satu, ya bahasa kita satu, ya negara kita satu, tetapi kemakmurannya masih berbeda-beda," kata Anies, dikutip dari siaran MetroTV pada Senin, 8 Mei 2023.
Baca Juga: Gusar? Reaksi Anies Saat Luhut Temui Surya Paloh dan Sodorkan Nama Cawapres: Tidak Penting!
Di hadapan relawannya, Anies juga berjanji untuk melaksanakan janji kemerdekaan sesuai dengan kalimat terakhir pembukaan UUD 45.
"Karena itu ke depan kita berbicara tentang melaksanakan janji kemerdekaan, janji kemerdekaan ini ada di kalimat terakhir dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 45 yaitu menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," katanya.
Selanjutnya ia menjelaskan bahwa kemakmuran ini bukan hanya terjadi di kota saja, tetapi harus bisa merata ke seluruh penjuru tanah air.
"Satu perekonomian, satu kemakmuran. Bukan kemakmuran tinggi di satu kota dan rendah di wilayah lain. Bukan kemakmuran tinggi di satu pulau dan lemah di tempat lain," jelasnya.
Baca Juga: Kriteria Cawapres Ideal Versi Anies Baswedan, Harus Penuhi 5 Poin ini, Ada Pada Sosok Siapakah?
Kemudian Anies ingin membereskan hal tersebut jika ia bisa terpilih dalam pilpres 2024 nanti.
"Kita ingin ketimpangan-ketimpangan seperti ini dibereskan untuk semuanya," ucapnya.
Tak hanya itu saja, di saat menjadi Gubernur DKI Jakarta Anies juga pernah mensejahterakan salah satu pulau di Jakarta yang tidak pernah dialiri listrik dan air bersih.
Anies juga menjamin kalau janjinya ini bukanlah omong kosong belaka karena ia akan maju di pilpres.
Sebab kesetaraan dan kesejahteraan ini menurut Anies harus menjadi harga mati. Pemerintah tidak boleh terfokus pada satu titik tetapi harus mampu memperbaiki semuanya.***