Metropolitan

Bocor! Sebelum Tewas, Ternyata AKBP Buddy Sempat Terima Telepon, Pihak Kepolisian Ungkap Detailnya 

Oleh: Nisrina Harum Lestari Rabu 03 Mei 2023, 17:16 WIB
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dhimas Prasetyo

AYOJAKARTA.COM -– Kasus tewasnya AKBP Buddy Alfrits Towoliu hingga kini masih diusut oleh pihak kepolisian.

Sebelumnya beredar rumor bahwa ada telepon misterius yang masuk ke ponsel AKBP Buddy Alfrits Towoliu sebelum ditemukan tewas.

Akan tetapi hal ini dibantah oleh pihak kepolisian mengenai panggilan telepon misterius yang di ponsel AKBP Buddy Alfrits Towoliu.

Baca Juga: Bukan Diracun, Inilah Detik-detik AKBP Buddy Towoliu Terekam CCTV Sebelum Tewas Tertabrak Kereta, Ternyata…  

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan bahwa telepon yang masuk ke ponsel AKBP Buddy Alfrits Towoliu sebelum tewas adalah dari orang-orang yang dikenal.

Adapun sosok yang menelpon AKBP Buddy Alfrits Towoliu tersebut diantaranya ada istri, keluarga, hingga bawahannya.

“Kami hanya menepis bahwa berita-berita yang beredar, bahwa tidak ada itu telepon dari orang-orang yang tidak dikenal dan lain sebagainya. Di sini yang menelpon semuanya orang yang dikenal oleh beliau, mulai dari keluarga, anak buah, istri,” kata AKBP Dhimas Prasetyo dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV, Rabu (3/5/2023).

Baca Juga: Fakta Baru Kematian AKBP Buddy Towoliu Terkuak, Polisi Ungkap Sosok Penelpon Sebelum Tewas: Istrinya Bakal...

Sementara itu, Kabid Foskomfor Puslabfor Polri, Kombes Supiyanto menyampaikan bahwa ada aktivitas panggilan yang masuk ke ponsel AKBP Buddy sebelum tewas.

Dari hasil pemeriksaan, setidaknya terdapat enam aktivitas panggilan yang ada di ponsel AKBP Buddy.

Aktivitas panggilan yang masuk ke ponsel AKBP Buddy mulai dari panggilan keluar, miss call, hingga panggilan masuk.

Baca Juga: Janggal! Misteri 1 Jam Sebelum Meninggalnya AKBP Buddy yang Diduga Bunuh Diri Diungkap Pihak Keluarga

Kombes Supiyanto mengungkapkan bahwa aktivitas panggilan tersebut berawal dari panggilan yang terjadi pukul 6 pagi.

Kemudian, aktivitas telepon tersebut berakhir pada pukul 9 pagi dengan lama panggilan 38 detik.

“Terdapat 6 aktivitas panggilan pada hari kejadian, 3 panggilan keluar, 2 miss call, dan 1 panggilan masuk. Aktivitas panggilan pertama kali itu terekam pada pukul 06.55 pagi hari. Kemudian panggilan terakhir terekam pada pukul 09.29, di mana paling terakhir ada komunikasi selama 38 detik,” ungkap Kombes Supiyanto.

Terkait siapa yang menelpon pada menit-menit tersebut hingga berita ini dimuat belum ada konfirmasi resmi dari pihak penyidik.***(Nisrina Harum Lestari)

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Wahyu Vitaarum