AYOJAKARTA.COM –- Bendungan Katulampa mengalami kenaikan volume dimana sempat berstatus waspada pada tanggal 24 April 2023.
Dikutip oleh AyoJakarta.com melalui akun media sosial Instagram @bpbddkijakarta, kenaikan status Bendungan Katulampa akibat dari hujan deras yang mengguyur kawasan Jabodetabek, terutama kawasan Bogor dan sekitarnya.
Hal ini menjadi salah satu penyebab naiknya status bendungan secara signifikan pada malam hari.
Naiknya status Bendungan menjadi waspada sempat menghebohkan warga sekitar yang mana karena banyak warga yang masih dalam suasana mudik.
Pengumuman kenaikan status bendungan Katulampa disiarkan secara langsung melalui Info Disaster Early Warning System (DEWS) kepada warga bantaran sungai sekitar bendungan pada 24 April 2023 pukul 18.13 WIB.
Selain penyebaran informasi melalui DEWS, juga adanya pemberitahuan kepada Camat dan Lurah di sekitar kawasan yang terdampak, juga pemberitahuan melalui media sosial.
Setiap kenaikan status Bendungan Katulampa, kemungkinan daerah yang terdampak adalah Srengseng Sawah, Lenteng Agung, Tanjung Barat, Pejanten Timur, Rawajati, Pengadegan, Cikoko, Kebun Baru, Bukit Duri, Manggarai, Hingga terakhir adalah Kebon Manggis.
Baca Juga: Viral Video Momen Haru Reporter Televisi dan Ibunya Dipertemukan Saat Live di Hari Raya Idul Fitri
Melalui tinggi muka air adalah 90cm, warga sebelumnya diharapkan waspada akan terjadinya luapan bendungan yang berujung terjadinya genangan banjir.
Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memiliki Call Center darurat yaitu 112, untuk setiap keadaan darurat yang ada.
Hingga pukul 19.00 WIB hujan gerimis masih melanda kawasan tersebut, namun BPBD telah memberitahukan melalui media sosial dan notifikasi pada Lurah dan Camat bahwa tinggi muka air Bendungan Katulampa mengalami penurunan sehingga status waspada telah dicabut.
Hal ini cukup melegakan meskipun BPBD masih mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem dimana Jabodetabek masih akan dilanda hujan di beberapa wilayah dengan berbagai intensitas
Sementara itu, daerah Pasar Ikan mengalami kenaikan tinggi muka air yaitu 210 cm dan mengalami peningkatan status menjadi siaga.
Namun perlu diketahui bahwa cuaca di lokasi tersebut mendung tipis, dan untuk info lebih lanjut, masyarakat bisa mengakses media sosial atau meminta informasi dari pejabat setempat seperti kepala kelurahan/kecamatan.***(Zharifah Ardiana)