Metropolitan

Polisi Tegaskan Bikin Laporan Curanmor Tak Perlu Bayar, Warganet Curhat dan Berbagi Pengalaman Begini

Oleh: Karseno AJ Senin 20 Mar 2023, 14:34 WIB
Ilustasi garis polisi yang menggrebek rumah kontrakan akibat dijadikan tempat dugem

AYOJAKARTA.COM – Kinerja para oknum anggota kepolisian dalam menghadapi kasus curanmor kembali mendapat sorotan warganet.

Ungkapan warganet terkait kasus curanmor tersebut terlihat dari sejumlah komentar warganet saat menyikapi unggahan salah satu akun jejaring sosial instagram.

Dalam unggahan tersebut, tampak seorang petugas kepolisian yang menjelaskan tata cara dalam menghadapi kasus curanmor.

Baca Juga: Karena Ada Orang Ini, Ridwan Kamil Memastikan Diri Tak Maju di Pilpres 2024

Petugas polisi yang memberikan pernyataan tersebut adalah Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Yuliansyah.

Dalam keterangannya, Kompol Yuliansyah menjelaskan bahwa dalam proses pelaporan kehilangan akibat kasus curanmor publik tidak perlu ragu.

“Tidak ada biaya sepeserpun, apalagi terhadap korban pencurian,” jelas Kompol Yuliansyah saat membuka pernyataan.

Selama korban curanmor bisa memperlihatkan bukti kepemilikan kendaraan serta identitas pribadi, masyarakat tetap berhak untuk melapor.

Baca Juga: Geger Guru Honorer Dipecat Setelah Kritik Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil: Kritik Boleh-boleh Saja!

Pelaporan yang disertai dengan identitas lengkap, jelas Kompol Yuliansyah akan dapat mempermudah anggota kepolisian dalam melakukan pengembangan kasus.

“Siapapun, kapanpun, dimanapun itu, apabila kehilangan atau menjadi korban kejahatan pasti akan ditindak lanjuti tanpa ada embel-embel apapun,” pungkasnya.

Unggahan video berisi informasi bebas biaya saat melaporkan tindak kejahatan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari ratusan warganet.

“Iya bener kok dari dulu juga begitu, cuma ditanya-tanya kronologis, abis itu saya pulang deh sehabis dikasih surat kehilangan,” tulis @*dhheevvy dalam baris komentar.

Komentar pemilik akun tersebut juga mendapat tanggapan beragam dari warganet lain dengan beragam komentar serta contoh kasus.

Terkait biaya pelaporan kasus, komentar berbeda datang dari warganet dengan nama akun @*itayapug** yang menilai sebaiknya laporan dibuat berbayar.

“Mending bayar deh, asal motor balik, lhaa ini boro-boro, udah ngurus kesana-kesini sampai capek, hasilnya zonk,”

Menurut kebanyakan warganet, untuk pembuatan laporan memang gratis namun untuk ditindak lanjuti masih dibutuhkan biaya.

Sehubungan dengan jaminan keamanan, dari ratusan komentar warganet, ada juga yang justru lebih mempercayai hal lain.

“Kalo saya lebih percaya dengan gembok cakram,” tulis warganet dengan nama pemilik akun @*benben.

Perlunya perbaikan kinerja sejumlah oknum anggota polisi agar lebih baik, oleh warganet juga dituliskan dengan meminta Polda Metro Jaya membantu keluhan masyarakat.

Pernyataan Kompol Yuliansyah tentang bebas embel-embel juga mendapat tanggapan warganet yang sudah siap kehilangan sepeda motor.

“Daerah mana tuh yang nggak ada embel-embel, mau saya hilang motor di daerah itu,” tulis warganet dengan nama akun @*omotkey.

Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Senin, 20 Maret 2023 dari akun instagram @kepoin_trending.***

Reporter Karseno AJ
Editor Aulli R Atmam