Metropolitan

Cerita Masa Kecil Anies Baswedan, Ternyata Pernah Dibiarkan Sang Ibu Saat Dikeroyok Teman-Temannya

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 14 Mar 2023, 12:23 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017 – 2022 Anies Baswedan memiliki sejumlah kisah hidup yang menarik.

Salah satu kisah hidup Anies Baswedan yang cukup menarik adalah mengenai kehidupan masa kecilnya.

Diketahui, rupanya Anies Baswedan pernah dikeroyok oleh teman-temannya saat masih kecil.

Baca Juga: Anies Baswedan Selalu Pegang Pesan Orang Tua, Ternyata Sangat Sederhana

Hal tersebut Anies Baswedan ceritakan saat berbincang dengan Putri Tanjung dalam sebuah video yang tayang di kanal YouTube Anies Basweda,

Mengawali ceritanya, Anies menceritakan bahwa anak keduanya, yakni Mikail, pernah masuk ke rumah sakit karena dismackdown oleh teman sekolahnya.

Usai datang ke rumah sakit dan melihat kondisi sang anak baik-baik saja, Anies kemudian pulang ke rumah.

Baca Juga: Wah! Ternyata Ada Cita-cita Anies Baswedan yang Belum Kesampaian, Ingin Menikmati Ini

Sesampainya di rumah, Anies mengatakan bahwa tantenya bercerita bahwa saat kecil mantan Gubernur DKI Jakarta itu pernah mengalami hal serupa.

Saat dirinya dikeroyok, rupanya sang ibu mengetahui dan melihat langsung kejadian tersebut.

Namun, ibu Anies memilih untuk tidak membantu dan melerai perkelahian antara Anies dan teman-temannya.

Baca Juga: Hadiri Tradisi Sambut Ramadan di Tanah Kelahiran, Anies Baswedan Minta Restu untuk Pilpres 2024

“Tante saya cerita, jadi Anies waktu dulu ada kejadian Anies itu dikeroyok sama teman-temannya di dekat rumah. Terus ibu saya pulang dari kantor pakai motor, lihat saya dikeroyok beliau berhenti di rumah, dilihat dari jauh. Dia nggak bantuin, terus dibiarin saya di sana, dilihatin aja,” cerita Anies dikutip AyoJakarta.com pada Selasa (14/3/2023).

Anies mengungkapkan bahwa saat itu, tantenya menjelaskan bahwa ibunya sempat sedih karena melihat ia dikeroyok oleh teman-temannya.

Meski sedih melihat sang anak dikeroyok, rupanya ada alasan mengapa ibu dari Anies tidak melerai pertikaian anaknya.

Baca Juga: Sukses Pimpin Jakarta, Relawan Dukung Anies Baswedan Jadi Presiden dan Buktikan Tidak Ada Politik Identitas

Rupanya, ibu Anies ingin sang anak bisa belajar bahwa segala sesuatu akan ada konsekuensi atas apa yang ia lakukan.

“Ketika masuk nah tante saya lihat, tanya, kak Iyah kenapa kok ngembeng air matanya gitu? Kasihan lihat si Anies dipukuli oleh teman-temannya, katanya. Terus dipisah? Nggak. Ditarik? Nggak, biarin aja udah,” ungkapnya.

“Di situ dia bilang, biar aja, biar dia belajar menghadapi konsekuensi atas apa yang dia kerjakan, biar dia belajar menghadapi masalah, biar dia tangguh, biar dia ulet, Jadi ibu nggak intervensi datang ke sana dan ayo pisah-pisah anak saya diselamatin, nggak, dilihatin sampai selesai,” sambungnya.

Baca Juga: Duet Ganjar-Prabowo Bakal Tantang Anies Baswedan di Pilpres 2024? Pakar Bilang Beginilah Peluang Mereka

Lebih jauh, Anies menuturkan bahwa apa yang dilakukan oleh ibunya adalah bekal untuknya di masa depan.

Selain itu, Anies juga menerangkan bahwa sang ayah juga turut memberikan contoh yang baik dalam hal kejujuran.

“Tapi ini contoh bekal dari orang tua, bekal untuk ya nilai-nilai itu bukan sekedar dikatakan, tapi beliau menyiapkan satu ekosistem pembelajaran dan berhadapan dengan, saya ingat berhadapan dengan ketidakbenaran,” tuturnya.

“Itu ayah saya kalau ada yang nggak jujur, dia akan fight all the way dan saya ditunjukin dan kita semua ditunjukin. Nggak ada yang bisa dia tolerir, pokoknya kalau nggak benar, nggak benar,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Desi Kris