AYOJAKARTA.COM - Pasca terbakarnya Depo Pertamina Plumpang pada Jumat, 3 Maret 2023 polemik tentang kepemilikan lahan di sekitarnya kembali mencuat.
Sebelumnya, sejumlah pegiat media sosial khususnya di Twitter memojokkan kebijakan Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 yang memberikan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) kepada warga Tanah Merah.
Anies Baswedan disebutkan salah dalam mengambil kebijakan yang ia lakukan pada tahun 2016 tersebut.
Bukannya menjauh, karena adanya IMB yang diterbitkan oleh Anies Baswedan banyak warga yang memadati wilayah di sekitar Depo Pertamina Plumpang tersebut.
Melalui akun twitter @tatakujiyati, ia menyebutkan bahwa status tanah di sekitar Depo Pertamina Plumpang masih menjadi sengketa kepemilikan antara Pertamina dengan warga.
Bahkan menurut akun @tatakujiyati pada tahun 1990-an warga memenangkan sengketa kepemilikan tanah di pengadilan yang meminta Pertamina untuk ganti rugi.
Baca Juga: Buntut Panjang Kebakaran Depo Pertamina di Plumpang, Erick Thohir Singgung Pencopotan Direksi?
Anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019, Bestari Barus mengatakan bahwa Depo Pertamina harus direlokasi dikutip AyoJakarta.com dari YouTube METRO TV pada Senin (6/3/2023).
Bestari mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin menginginkan Depo Pertamina Plumpang untuk direlokasi.
Ia mengatakan bahwa apabila melihat perkembangan penduduk di sekitar Depo Pertamina Plumpang nampaknya akan lebih sulit memindahkan penduduk sekitar daripada memindahkan Depo Pertamina.
“Kalau melihat situasi sekarang perkembangan penduduk dan segala macam dan jumlahnya juga cukup banyak, membangun rumah itu gampang tetapi membangun pemukiman itu tidak mudah,” kata Bestari.
Selain itu, Bestari mengungkapkan bahwa lokasi yang menjadi tempat kejadian harus dikembalikan ke fungsi awalnya sebagai rawa penampungan air yang sesuai dengan pesan dari Jokowi.
Pesan dari Jokowi seharusnya menjadikan alasan Erick Thohir memindahkan Depo Pertamina Plumpang ke lokasi yang tidak terlalu jauh dari lokasi yang sekarang.
Baca Juga: Pemerintah Dilema Tentukan Relokasi Imbas Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Kenapa?
Bestari juga menuturkan bahwa lokasi pemindahan Depo Pertamina Plumpang telah diucapkan oleh Wakil Presiden, Maruf Amin.
“Diisyaratkan oleh pak Wapres adalah di Pelindo.” Tuturnya.
Bestari menegaskan bahwa Depo Pertamina harus dipindah dari lokasi yang sekarang karena wilayah di kelilingnya sudah dipadati oleh pemukiman warga.
Ia membayangkan apabila kejadian terbakarnya Depo Pertamina Plumpang terjadi kembali dengan intensitas yang lebih besar dari kejadian yang kemarin, dampaknya akan lebih luar biasa.
“Bayangkan kalau tangki yang sebesar itu yang terdampak, saya kira ini akan luar biasa dampaknya,” pungkas Bestari.***