Metropolitan

Jokowi Tak Persoalkan Rangkap Jabatan Erick Thohir dan Zainudin Amali di PSSI, Netizen: Dulu Bilangnya..

Oleh: Christy Ayu Saputri Sabtu 18 Feb 2023, 14:21 WIB
Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Ciawi dan Sukamahi

AYOJAKARTA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak mempersoalkan rangkap jabatan yang dipegang oleh kedua menterinya yakni Erick Thohir dan Zainudin Amali di PSSI.

Adapun Erick Thohir selaku Menteri BUMN terpilih menjadi Ketua Umum PSSI. Sementara itu, Zainudin Amali adalah Menteri Menpora terpilih menjadi Wakil Ketua Umum PSSI untuk periode 2023-2027.

Jokowi menyebutkan bahwasanya selama menterinya masih dapat menjalankan tugasnya di pemerintahan, maka dirinya tidak akan mempermasalahkan hal itu. Dia pun menekankan soal manajemen waktu.

Baca Juga: Ronny Talapessy Ungkap Fakta Mengejutkan, Penyidik Sampai Putarkan Lagu Rohani Saat Periksa Richard Eliezer

"Yang paling penting semuanya bisa mengatur waktunya," ujar Jokowi dilansir dari YouTube, Sabtu, 18 Februari 2023.

Selain itu, Jokowi juga sempat menyinggung soal menteri-menteri lainnya yang diketahui turut menjadi pengurus persatuan olahraga. Namun, masih bisa mengatur tugasnya dengan baik.

"Karena kita kan juga tahu Pak Basuki itu juga menjadi ketua dayung, bisa. Pak Airlangga juga menjadi ketua wushu, bisa. Pak Luhut juga jadi ketua PASI bisa. Pak Prabowo juga jadi ketua pencak silat bisa," ujar Jokowi.

Kendati demikian, warganet di Twitter kembali mengungkit soal omongan Jokowi yang mengungkapkan ketidaksetujuannya soal rangkap jabatan, dan kini justru mengatakan hal yang berbeda.

Baca Juga: Pernikahan Richard Eliezer akan Diadakan di Tv higga Ditanggung Hotman Paris, Netizen: Kasihan Keluarga Korban

"Dulu katanya ga boleh ngerangkap2 jabatan, kok ini menterinya pada double jabatan," tulis @yadyzaq.

"semoga Amnesia selamanya,dulu pernah ngomong ngak boleh ada menteri rangkap jabatan,dasar king of lip service," tulis @AsepKomarudin08.

"Presiden tdk konsisten dengan ucapannya sendiri.parah," tulis @Tisna

"Sudah Mulai pikun pak Pak Presiden, sudah selayaknya dimakzulkan, dia sudah mulai lupa apa yang telah diomongkan dirinya sendiri," tulis Fardi.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Dian Naren