AYOJAKARTA.COM – Kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J (Yosua Hutabarat) yang melibatkan mantan ajudan dari Ferdy Sambo yaitu Richard Eliezer akan memasuki babak akhir.
Sidang lanjutan dengan agenda pembacaan putusan atau vonis oleh Majelis Hakim terhadap terdakwa Richard Eliezer akan dilaksanakan pada Rabu, 15 Februari 2023 di PN Jakarta Selatan.
Perlu diketahui sebelumnya bahwa Jaksa Penuntut Umum telah membacakan tuntutan kepada Richard Eliezer dengan hukuman 12 tahun penjara.
Dilansir AyoJakarta.com dari YouTube Kompas.com pada Minggu (12/2/2023), Ronny Talapessy mengatakan bahwa pembelaan dan pembuktian yang dilakukan oleh tim kuasa hukum dari Richard Eliezer sudah maksimal.
“Jadi sekarang kan sudah persiapan vonis, sebelumnya kita sudah lakukan pembelaan di agenda pembuktian dan kita sudah berbicara dengan icad (sapaan Richard Eliezer) bahwa ini sudah maksimal,” ujar Ronny.
“Kita sudah lakukan pembelaan secara maksimal dan berikutnya ini kita tinggal tunggu keputusan,” sambungnya.
Ronny mengungkapkan bahwa Richard memberikan semangat kepada kami (tim kuasa hukum) menjelang sidang pembacaan putusan oleh Majelis Hakim.
“kalau dari richard nya sendiri sih sampaikan kepada saya, dia ngasih semangat ke saya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Richard Eliezer mengatakan kepada penasehat hukumnya bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan akan putusan yang akan dibacakan oleh hakim.
“Dia (Richard Eliezer) bilang ‘bang gak usah khawatir, tetap optimis’,” kata Richard kepada Ronny.
Menurut Ronny, pasti akan aka keadilan untuk Richard Eliezer terlebih atas perannya sebagai Justice collaborator.
“pasti ada keadilan untuk dia (Richard Eliezer) dan dia ngasih semangat ke tim lawyer,” tuturnya
Sikap dari Richard Eliezer yang memberikan semangat kepada tim penasehat hukumnya bukan pertama kali dilakukannya.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ronny yang mengatakan bahwa pada saat pembacaan tuntutan oleh JPU dan tuntutannya lebih tinggi dari terdakwa lainnya justru Richard yang menguatkan tim penasehat hukumnya.
“Dinamika persidangan ini kan bisa dilihat, bagaimana pembuktian kita bagus kemudian waktu pas tuntutan kita kaget, kenapa tuntutan kita lebih tinggi dari terdakwa lainnya padahal peran dari terdakwa lainnya sangat signifikan menurut kami kan gak adil,” ungkap Ronny.
“itu up and downnya kelihatan, disitu kita merasa down, Richard yang nguatin kita,” tambahnya.
Menjelang pembacaan putusan oleh Hakim, Ronny mengatakan bahwa Richard Eliezer optimis akan vonis yang dijatuhkan kepada dirinya.
“Sama-sama ngasih semangat dan untuk putusan besok pastinya kita harus optimis,” pungkas Ronny.***