Metropolitan

TERABARU! Gempa Susulan M 4.2 Guncang Wilayah Jayapura, Papua, Berpotensi Tsunami?

Oleh: Sulistiyaningsih Kamis 09 Feb 2023, 14:25 WIB
Titik lokasi getaran gempa Papua guncang Kota Jayapura hari ini Rabu 8 Februari 2023 magnitudo 4,7

AYOJAKARTA.COM -– Gempa susulan kembali guncang wilayah Indonesia timur siang ini di wilayah Jayapura, Papua.

Gempa tercatat di BMKG berkekuatan M 4.2 pada pukul 13.50 WIB, pada Kamis 9 Februari 2023.

Gempa tersebut berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer pada jarak 21 kilometer Barat Laut Kota Jayapura.

Baca Juga: Breaking News! Gempa 5.4 Magnitudo Guncang Jayapura Papua

BMKG melaporkan episenter gempa bumi berada pada lokasi 2.35 LS-140.69 BT.

Guncangan gempa ini hingga dirasakan di Kota Jayapura dengan skala intensitas III MMI.

Skala intensitas III artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Dalam waktu berdekatan sebelumnya BMKG juga telah mengumumkan terjadinya gempa berkekuatan M 5.4 pada pukul 13.28 WIB, pada Kamis 9 Februari 2023.

Gempa tersebut berpusat dengan kedalaman 10 kilometer pada jarak 9 kilometer Barat Daya Kota Jayapura.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5.4 Kembali Guncang Wilayah Jayapura Papua, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG melaporkan episenter gempa bumi berada pada lokasi 2.60 LS-140.66 BT.

Guncangan gempa ini cukup kuat hingga dirasakan di Kota Jayapura, wilayah Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom.

Gempa bumi ini dirasakan oleh masyarakat di wilayah Kota Jayapura dengan Skala Intensitas V MMI.

Selain itu gempa bumi ini juga dirasakan di wilayah Kabupaten Jayapura dengan Skala Intensitas III MMI, dan dirasakan di wilayah Kabupaten Keerom dengan Skala Intensitas III-IV MMI.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5.4 Kembali Guncang Wilayah Jayapura Papua, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Lebih lanjut BMKG juga mengingatkan agar hati-hati akan gempa bumi susulan yang mungkin kembali terjadi.

Namun hingga artikel ini terbit belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi hingga potensi adanya tsunami tersebut.***(Sulistiyaningsih)

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Wahyu Vitaarum