AYOJAKARTA.COM – Peramal tarot Denny Darko mencoba membuka misteri dibalik uang Rp100 triliun yang disebut-sebut milik terdakwa Ferdy Sambo.
Seperti yang diketahui, isu mengenai dana sebesar Rp100 triliun yang tersimpan di dalam rekening atas nama Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dan diduga adalah milik Ferdy Sambo tersebut belum terpecahkan hingga sekarang.
Bahkan pihak bank yang terkait belum memberi konfirmasi resmi apapun terkait ada atau tidaknya dana Rp100 triliun tersebut.
Baca Juga: Waspada Kasus Diabetes Anak Melonjak 70 Kali Lipat! Orang Tua Wajib Tahu Gejalanya
Atas dasar itulah, seorang magician yang juga sekaligus peramal tarot mencoba melakukan penerawangan terhadap dana Rp100 triliun tersebut.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Denny Darko pada (21/1/23), magician tersebut mendapat gambaran jika banyak pihak yang merasa sangat terancam dalam kasus Ferdy Sambo ini.
Rasa terancam yang dirasakan oleh beberapa pihak tersebut tak lepas kaitannya dengan dana Rp100 triliun yang tersimpan dalam rekening atas nama Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).
“Saya melihat bahwa apa yang terjadi ini, semua orang di sini itu dalam posisi yang terancam mengapa terancam? Kita tidak bisa memisahkan kasus antara pembunuhan dengan kasus dugaan ada uang yang diletakkan atau di taruh di rekening atas nama Brigadir J ini tadi, tidak tanggung-tanggung konon jumlahnya adalah Rp100 triliun,” ujar Denny Darko.
Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Prabowo Ternyata Jadi Bekingan Ferdy Sambo Dalam Kasus Brigadir J, Benarkah?
Menurut Analisa Denny Darko jika benar uang sebesar R100 triliun tersebut ada, menurutnya ada pihak yang berada di belakang uang tersebut selain Ferdy Sambo.
“Ini pasti kalaupun seandainya pun ada dan itu dialamatkan kepada Ferdy Sambo sekalipun gak mungkin ini uang untuk dia sendiri. 100 triliun bayangkan siapa saja yang akan ada di belakang uang itu, maka inilah yang sebenarnya ditakuti,” ungkap Denny Darko.
Tak hanya itu Denny Darko juga curiga jika sebenarnya ada pihak yang memerintah Ferdy Sambo untuk menghabisi nyawa Brigadir J.
Lantas Ferdy Sambo memerintah Richard Eliezer untuk melakukan tugas mengeksekusi Brigadir J kala itu.
Baca Juga: Replik Jaksa dan Duplik Putri Candrawathi Saling Sindir Hingga Membawa Nama Maryam Hingga Maria?
“Karena jika ternyata Bharada E ini mengaku disuruh oleh Ferdy Sambo apakah tidak juga menutup kemungkinan jangan-jangan Ferdy Sambo pun dalam tanda kutip disuruh juga oleh? Maka saya pikir masuk akal kalau ternyata orang-orang ini mungkin saja bukan karena mereka ini tamak atau apa di titik sekarang ini, tapi karena mereka ketakutan,” jelas Denny Darko.
Magician sekaligus peramal tarot tersebut juga menambahkan, “Kalau kita melihat bahwa Eliezer disuruh, saya pun memiliki keyakinan bahwa Ferdy Sambo ini bukanlah orang yang menentukan semuanya ada di dia saja. Tetapi ada orang-orang lain yang saya pikir di sini, mohon maaf saya duga ini masih dilindungi walaupun dia tidak menginginkan pembunuhan ini terjadi.”
Selain itu, Denny Darko juga beranggapan bisa saja kasus ini melibatkan oknum-oknum yang namanya masih bersih dan tidak pernah terlibat kejahatan sebelumnya.
“Ini adalah orang-orang yang jika nanti sang juru kunci ini bernyanyi ini adalah orang-orang yang akan terkena dan terimbas secara nyata dan langsung. Dan ini akan melibatkan orang-orang dengan nama baik yang mungkin saja tidak pernah memiliki catatan kejahatan di dalamnya,” tutur Denny Darko.
Dirinya juga menambahkan, “Tetapi bayangkan uang sebanyak 100 triliun mungkin ikut memiliki atau ada di sekitarnya dan ini mungkin akan bisa memberikan magnitude yang lebih besar dibandingkan 90 lebih oknum polisi yang terjerat kasus ini.”
***