AYOJAKARTA.COM - Netizen dibuat keheranan lantaran hampir di setiap sidang, Ferdy Sambo membawa buku hitam.
Sesekali terlihat dirinya membaca serta menulis di buku hitam miliknya tersebut.
Kini akhirnya rasa penasaran netizen terbayarkan usai isi dari buku hitam Ferdy Sambo tersebut dibuka.
Dibocorkannya isi buku tersebut saat Ferdy Sambo tengah menjadi saksi mahkota dalam sidang obstruction of justice dengan terdakwa Hendra Kurniawan.
Baca Juga: Geger! Martin Simanjuntak Bocorkan Inisial Nama Brigjen yang Terlibat Gerakan Bawah Tanah
Hal ini bermula saat penasehat hukum dari Hendra Kurniawan bertanya ke Ferdy Sambo.
"Hendra memiliki integritas yang tinggi, yang mungkin akan membocorkan skenario jika saya beritahu," ungkap pengacara itu.
Lantas penasehat hukum tersebut menanyakan maksud dari pernyataannya ke Ferdy Sambo.
Ferdy Sambo lantas menjawab jika dirinya ingin meluruskan terkait kabar tersebut.
"Saya ingin meluruskan, kalau melawan sih enggak lah," jawab Ferdy Sambo.
Kadiv Propram ini lantas menyampaikan bahwa sebenarnya Hendra Kurniawan berpotensi untuk tidak turut serta dalam skenario yang ia ciptakan.
"15 tahun dia disana kemudian 1,5 tahun saya bergabung bersama terdakwa Hendra ini," ucap Ferdy Sambo.
Tak lama kemudian, terlihat Ferdy Sambo membuka buku hitam yang ia selalu pegang selama ini.
"Dari data yang saya miliki ini memang cukup keras penegakan disiplin internal yang dilakukan oleh biro paminal," ucap Ferdy Sambo.
"Dari 214 di tahun 2021 personel Polri ini sudah dilakukan operasi tangkap tangan," jelas Ferdy Sambo.
Diketahui sebelumnya, Ferdy Sambo telah bertugas dalam operasi tangkap tangan sejak tahun 2021.
Baca Juga: Terpopuler! Bharada E Divonis Bebas oleh Ketua Hakim, Benarkah?
Prestasi inilah yang digadang-gadang membuat Ferdy Sambo tidak yakin jika Hendra Kurniawan akan mengikuti skenario dirinya.
"Ini prestasi tapi tidak pernah terekspos karena terkait internal, Itulah kemudian yang menjadi penyebab saya kuatir dia memiliki potensi untuk tidak bisa mengikuti skenario saya," pungkas Sambo.***