Metropolitan

Waspada! BMKG Prediksi Kondisi La Nina Semakin Melemah, Pemerintah Diminta Siap Siaga dengan Potensi Karhutla

Oleh: Rifqi Nur Fauzi Minggu 29 Jan 2023, 14:00 WIB
Waspada! BMKG Prediksi Kondisi La Nina Semakin Melemah, Pemerintah Diminta Siap Siaga dengan Potensi Karhutla

AYOJAKARTA.COM - BMKG menghimbau kepada pemerintah daerah untuk menaruh waspada dan siap siaga terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan akibat La Nina yang semakin lemah.

Menurut Kepala BMKG Dwokorita, pada April - Mei mendatang, potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan menjadi semakin tinggi karena memasuki musim kemarau.

Potensi kebakaran hutan dan lahan semakin tinggi sebagai akibat dari hal tersebut, khususnya terjadi di daerah yang memiliki kawasan hutan dan lahan gambut.

Dikutip AyoJakarta dari laman resmi BMKG, Dwikorita memberi peringatan kepada pemerintah daerah untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Baca Juga: Detik-detik Ferdy Sambo Ngamuk Sampai Teriak Kencang saat Diseret untuk Jalani Eksekusi, Benarkah?

"Pemerintah Daerah harus bersiap, masyarakat pun perlu diedukasi dan diberikan sosialisasi agar juga melakukan pencegahan dan antisipasi dengan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan," ungkap Dwikorita disela-sela kunjungan Menkopolhukam Mahfud MD dan Menteri KLHK Siti Nurbaya di ruang monitoring Climate Early Warning BMKG yang melakukan monitoring iklim untuk mendukung pengendalian Karhutla, di Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Berdasarkan prediksi BMKG, Dwikorita menyebut bahwa ada potensi terjadinya penurunan curah hujan setelah 3 tahun terakhir terjadi La Nina dengan kondisi curah hujan di atas normal.

Hal ini yang kemudian menjadi dasar kekhawatiran pihaknya tentang peningkatan potensi karhutla seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

Baca Juga: Tok! Masa Penahanan Ferdy Sambo Cs Diperpanjang 30 Hari Kedepan Karena Hal Ini

Dwikorita kemudian menyampaikan bahwa pada bulan Oktober tahun lalu, BMKG sudah mempredikisi kondisi La Nina akan melemah dan kondisi cuaca akan bertransisi menuju netral.

Ia kemudian mengungkaokan bahwa BMKG beserta instansi lainnya tengah berkoordinasi untuk mempersiapkan langkah menghadapi potensi karhutla ini.

"BMKG bersama BNPB, BPBD, TNI/Polri, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, Pemprov, dan Pemkab setempat terus berkoordinasi dan menyiapkan berbagai langkah antisipasi dan persiapan, serta peringatan dini menghadapi karhutla, termasuk menyiapkan skenario operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC)," imbuhnya.

Di sisi lain, Kepala Pusat Layanan Informasi Iklim Terapan BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan menyamoaikan bahwa BMKG memprediksi sifat curah hujan dalam enam bulan ke depan.

Baca Juga: Viral Video Wanita Menjadi Imam Dinilai Mempermainkan Bacaan Sholat, Ternyata Ini yang Terjadi!

Dalam jangka waktu tersebut, sifat curah hujan di sebagian wilayah Indonesia akan cenderung bersifat normal.

Akan tetapi, beberapa daerah diprediksi berpeluang mendapat sifat curah hujan dengan kategori di bawah normal antara lain sebagian Sumatra bagian tengah, sebagian Kalimantan bagian tengah, sebagian Sulawesi bagian tengah dan sebagian kecil Papua pada Februari-Maret 2023.

Sementara itu, sebagian besar wilayah Sumatera dan Jawa akan mendapat sifat curah hujan yang sama pada Mei dan Juni 2023. ***

Reporter Rifqi Nur Fauzi
Editor Dian Naren