Metropolitan

Kamaruddin Simanjuntak Bongkar 2 Pelaku yang Bebas dan Tidak Diadili, Kemana Mereka Sekarang?

Oleh: Dimas Danu Budi Pratikto Jumat 20 Jan 2023, 14:18 WIB
Sebut Kejahatan Paling Sadis dalam Rencana Pembunuhan Yosua, Kamaruddin Simanjuntak: Dia Sudah Tahu Siapa yang Dibunuh

AYOJAKARTA.COM - Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak membongkar situasi saat eksekusi.

Hal yang mengejutkan adalah saat Kamaruddin mengatakan jika ada pelaku lain, yakni adanya peran tukang siomay dalam perencaan pembunuhan Brigadir J.

Tak hanya berbicara saja, bahkan Kamaruddin juga mengakui jika dirinya memiliki bukti berupa video.

Namun tukang siomay ini terlepas dari pelaku dan juga saksi yang terlibat dalam pembunuhan brigadir J.

Baca Juga: Viral! Beredar Video Arwah Almarhum Brigadir J Hadir Saat Pembacaan Sidang Tuntutan Richard Eliezer, Benarkah?

“Peran tukang siomay yang mondar mandir di depan rumah pada saat pembunuhan itu tidak terungkap dalam persidangan, untuk mengontrol situasi ” kata Kamaruddin, dikutip pada Jumat, (20/1/2023).

Uya Kuya selaku host pun mempertanyakan soal keabsahan informasi tersebut.

“Dimana ini dapat infonya bang?,” tanya Uya Kuya.

Ternyata Kamaruddin Simanjuntak mendapat informasi dari seseorang yang ia anggap sebagai intelnya. Ternyata orang tersebut juga mengirimkan bukti videonya.

Selain tukang siomay, ternyata masih ada pelaku lain yang belum terungkap yakni tukang petasan.

Baca Juga: Dengan Yakin, Aiman Witjaksono Sebut Hakim akan Pertimbangkan Tututan Richard Eliezer: Proses Masih Berjalan

“Kemudian, peran dari tukang petasan atau yang membunyikan petasan saat penembakan itu juga tidak terungkap dalam persidangan,” jelas Kamaruddin Simanjuntak.

Kamaruddin menilai suara petasan tersebut untuk menyamarkan suara tembakan di dalam rumah Duren Tiga.

“Jadi mengapa masyarakat sekitar mendengar petasan bukan tembakan, karena dibunyikan dulu petasan baru yang dipintu ini ngasih kode ke dalam baru tembak di dalam,” lanjutnya.

Berhubung kejadiannya mendekati momen Idul Adha, sehingga masyarakat sekitar tidak mendengar suara deru tembakan melainkan petasan.

“Jadi bunyi petasan di luar ini membuat saru apakah ini hanya suara petasan atau tembakan, karena ini mendekati Idul Adha,” pungkas Kamaruddin.***

Reporter Dimas Danu Budi Pratikto
Editor Dian Naren