AYOJAKARTA.COM - Ustaz Abdul Somad menjawab pertanyaan apakah berbicara kasar membatalkan puasa atau tidak.
Saat puasa, seseorang dituntut untuk benar-benar menjaga lisannya.
Ya, itu karena puasa adalah ibadah yang lebih dari sekadar menahan lapar dan dahaga.
Baca Juga: Bumi Arab Menghijau sebagai Pertanda Datangnya Kiamat? Ternyata Ini Maknanya!
Puasa juga merupakan ibadah yang menuntut seseorang untuk mengontrol emosinya.
Saat emosi tak terkontrol, saat mungkin seseorang melontarkan ucapan kasar dari mulutnya.
Ini bisa jadi menimbulkan pertanyaan bagi sebagian orang, apakah berbicara kasar membatalkan puasa?
Ustaz Abdul Somad punya jawaban atas pertanyaan tersebut.
Ustaz Abdul Somad menjelaskan jika orang yang tidak menjaga lisannya ketika berpuasa, maka pahala puasanya pun akan lenyap.
"Siapa yang tidak meninggalkan kata-kata dusta,bohong, tipu, dan tidak meninggalkan perbuatan curang, tipu muslihat, perbuatan dia meninggalkan makan dan minum itu tak ada pahalanya," ujar Ustaz Abdul Somad seperti dilansir Suara.com.
"Berapa banyak orang yang puasa, tidak dapat apa-apa dari puasanya hanya lapar saja," lanjutnya.
Dengan demikian, kesimpulannya adalah berkata kasar tidak akan membatalkan ibadah puasa.
Namun, orang yang berkata kasar juga tidak akan mendapatkan pahala puasa.
Dengan demikian, jelas bahwa berkata kasar perlu dihindari saat berpuasa agar ibadah puasa tak sia-sia.***