Metropolitan

Buktikan Kesaksian Kuat Maruf Soal Duri Dalam Rumah Tangga Ferdy Sambo, Jaksa Justru Temukan Fakta Ini

Oleh: Putri Ratnasari Senin 16 Jan 2023, 15:49 WIB
Jaksa Tuntut 8 Tahun Penjara, Kuat Maruf Tak Kuasa Menahan Tangis di Hadapan Majelis Hakim

AYOJAKARTA.COM - Kuat Maruf merupakan sopir Ferdy Sambo yang turut terseret namanya dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Persidangan demi persidangan dirinya lalui, hingga pada hari ini Senin (16/1/2023) Kuat Maruf menghadiri sidang tuntutan.

Kuat Maruf datang pada sidang yang digelar di PN Jakarta Selatan.

Jika sebelum-sebelumnya sopir Ferdy Sambo ini terlihat sering bercanda.

Baca Juga: Pengamat Sepak Bola Ungkap Tujuan Tersembunyi Majunya Erick Thohir Menjadi Calon Ketua Umum PSSI

Namun ada yang berbeda pada sidang Kuat Maruf kali ini.

Ia nampak tertunduk lemas ketika duduk di kursi terdakwa.

Melansir dari kanal YouTube Kompas.com, terdapat momen saat JPU membacakan kesimpulan.

Disebutkan JPU bahwa Kuat Maruf sempat memberi keterangan soal adanya duri dalam rumah tangga Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo.

Berkaitan dengan hal itu, JPU pun menyimpulkan tidak ada pelecehan yang terjadi pada Putri Candrawathi.

Baca Juga: Terungkap Peran Kuat Maruf! Jaksa: Tutup Pintu dan Jendela Rumah Cegah Brigadir J Kabur Jelang Eksekusi

Melainkan perselingkuhan antara Putri Candrawathi dengan korban Brigadir Joshua.

"Serta keterangan terdakwa untuk Kuat Maruf terkait duri dalam rumah tangga, sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi pelecehan pada tanggal 7 Juli 2022 di Magelang," ujar JPU

"Melainkan perselingkuhan antara saksi Putri Candrawathi dan korban Nofriansyah Yosua Hutabarat," tambahnya.

Kuat Maruf diketahui divonis hukuman 8 tahun penjara.

Peristiwa ini awalnya memang ditutupi dengan skenario tembak-menembak diantara kedua ajudan Ferdy Sambo.

Baca Juga: Ternyata Ini Makna Kelinci Air di Tahun Baru China atau Imlek, Ada Ramalan Keberuntungan Apa? Simak di Sini

Yakni Bharada E atau Richard Eliezer dengan Brigadir Joshua.

Hingga akhirnya terungkap bahwa kejadian yang sebenarnya adalah penembakan.

Serta bukanlah peristiwa baku tembak antara Eliezer dan Joshua.***

Reporter Putri Ratnasari
Editor Dian Naren