Metropolitan

Terkuak Rahasia Gerai Mixue Ada Dimana-mana, Jumlahnya Bahkan Hampir Salip KFC

Oleh: Awit Wiarni Kamis 05 Jan 2023, 12:11 WIB
Terkuak Rahasia Gerai Mixue Ada Dimana-mana, Jumlahnya Bahkan Hampir Salip KFC

AYOJAKARTA.COMMixue adalah perusahaan waralaba dengan produk ice cream dan teh yang akhir-akhir ini terlihat selalu menambah gerai cabang dengan jumlah banyak.

Ternyata Mixue berasal dari Negeri Tiongkok dan sudah ada sejak tahun 1997 namun baru masuk ke Indonesia pada tahun 2020.

Persebaran gerai Mixue memang bisa dinilai sangat cepat akhir-akhir ini. Hingga saat ini sudah terdapat sekitar 360 gerai di Indonesia dan sekitar 20 ribu di seluruh dunia, dilansir AyoJakarta.com dari akun Instagram @ngomonginuang.

Baca Juga: Kapan Waktu Puasa Rajab 1444 Hijriyah? Begini Bacaan Niat Lengkap dengan Artinya dalam Bahasa Indonesia

Jumlahnya ini bahkan sudah berhasil mengalahkan jumlah gerai Burger King secara global dan akan segera menyalip jumlah gerai KFC.

Ternyata Mixue memiliki 2 trik jenius dibalik perkembangannya yang sangat pesat, yaitu :

1. Menjual produk lebih murah dari kompetitor

2. Memberi laba hingga 60% kepada pembeli waralaba

Karena kedua hal inilah membuat pertumbuhan gerai Mixue makin menjamur di Indonesia. Mixue selalu ramai oleh pembeli karena harganya yang murah.

Para investor juga banyak yang tertarik karena akan mendapatkan profit yang lebih besar dengan membuka franchise Mixue.

Baca Juga: Akhirnya Hakim Periksa Rumah Ferdy Sambo di Duren Tiga, Ahli Hukum Pidana: Akan Dihukum Berat

Dikutip dari akun Twitter @Strategi_Bisnis, biaya franchise Mixue adalah Rp400 jutu belum termasuk biaya sewa tempat dan memiliki target penjualan 500 cup perhari.

Jika diuangkan target penjualan adalah Rp5 juta perhari atau Rp150 juta per bulan. Dengan kata lain gross profit 60% yang akan di dapat adalah Rp90 juta per bulan.

Maka jika biaya sewa ruko dan gaji karyawan dihitung sebesar Rp30 juta per bulan, laba bersih adalah Rp60 juta per bulan.

Dengan begitu hanya dalam waktu 7 bulan saja para investor sudah bisa mendapatkan kembali modalnya (balik modal).

Tentu tidak mudah untuk menjual 500 cup per hari, karena itu berarti dalam setiap jam harus menjual 40 cup apabila jam operasi berjumlah 12 jam.

Baca Juga: TKP Pembunuhan Brigadir J Diperiksa Atas Permintaan Kubu Ferdy Sambo, Martin Lukas: Tak Semua Menguntungkan

Target yang lebih realistis adalah menjual 250 cup per hari, dengan target ini maka investor akan balik modal dalam waktu 14 bulan.

Namun minuman manis seperti Mixue dinilai kurang baik untuk kesehatan karena terlalu banyak mengandung gula.

Terlalu banyak kandungan gula yang dikonsumsi manusia bisa membuat obesitas dan juga diabetes, ini merupakan masalah kesehatan jangka panjang.

Tidak hanya produk Mixue saja yang berbahaya pada kesehatan dalam jangka panjang. Adapun teh manis dalam kemasan, kopi sachet dengan gula yang tinggi, teh kekinian yang super manis, dan aneka minuman manis dalam kaleng.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Dian Naren