AYOJAKARTA.COM - Pengacara Richard Eliezer, Ronny Talapessy membahas soal kunjungan hakim di rumah Duren Tiga, rumah dinas Ferdy Sambo.
Dalam kunjungan tersebut, hakim hanya didampingi oleh para pengacara dari terdakwa, namun terdakwa seperti Richard Eliezer tidak diperkenankan ikut.
Meski begitu, pengacara Richard Eliezer yakin dalam kunjungan ini hakim akan bisa menilai dari kondisi di rumah Duren Tiga.
Ronny Talapessy menuturkan jika mereka akan melihat kondisi dari rumah Duren Tiga milik Ferdy Sambo.
Baca Juga: Waduh! Lemari Senjata di Rumah Ferdy Sambo yang Sempat Diungkap Richard Eliezer Mendadak Lenyap, Kok Bisa?
"Pasti kita akan melihat letak posisi dari para terdakwa ini," ungkapnya dikutip AyoJakarta.com.
Pengacara Richard Eliezer mengungkapkan harapannya agar hakim bisa melihat ruangan dengan jelas.
Terlebih disebutkan rumah Ferdy Sambo di Duren Tiga bisa disebut sebagai rumah yang kecil.
"Kalau rumah di Duren Tiga, itu rumah yang sangat kecil," ucap Ronny Talapessy.
Baca Juga: Wah Pak Hakim Soroti Ini Saat Cek Rumah Dinas Bekas Ferdy Sambo, Ada Apa Ya?
Namun bukan rumah yang sangat kecil, sosok pengacara ini membahas soal jarak yang sangat dekat jika berada dalam satu rumah.
"Jaraknya terlalu dekat," ucap pengacara Richard Eliezer.
"Kalau teman-teman lihat di persidangan, jaraknya berapa? satu dua meter," tambahnya.
Sehingga Ronny Talapessy beranggapan jika tidak mungkin pernyataan dari terdakwa ini dibuktikan dari kunjungan hakim.
"Tidak mungkin ada terdakwa yang menyampaikan jika ia tidak melihat jika Ferdy Sambo tidak ikut menembak," ucapnya tegas.
Harapan dari pihak pengacara Richard Eliezer adalah hakim yang mendatangi TKP di Duren Tiga bisa melihat soal posisi para terdakwa.
"ini akan menggambarkan situasi yang ada di rumah Duren Tiga," tandasnya mengakhiri.
Perlu diketahui hakim yang mengunjungi rumah Duren Tiga milik Ferdy Sambo tak bisa diikuti awak media.
Sehingga belum diketahui apa saja yang dibahas hakim saat berada di TKP dari pembunuhan Brigadir J.***