AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Brigadir J yang menyeret nama Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi itu masih berjalan.
Persidangan demi persidangan dilakukan demi mengungkap kebenaran dari perkara Putri Candrawathi dan suaminya itu.
Puluhan saksi pun sempat dihadirkan dalam persidangan kasus dengan terdakwa Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo.
Baca Juga: Gempa Susulan Guncang Cianjur Jawa Barat Magnitudo 2.4, Dirasakan Hingga Cianjur Kota
Namun, tak sedikit pula saksi yang berhalangan untuk hadir karena sesuatu hal.
Melansir dari YouTube KOMPASTV, ditayangkan momen saat persidangan kasus pembunuhan Brigadir J tersebut.
Salah satu kesaksian ART Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang bernama Sartini.
ART itu menyebut bahwa Putri Candrawathi dalam kondisi baik-baik saja pada sehari usai Yosua tewas.
Bahkan pada 9 Juli 2022, Putri Candrawathi sempat menjelaskan kepada saksi mengenai tugas sebagai seorang ART.
Baca Juga: Terbongkar! Begini Kondisi Putri Candrawathi Setelah Kematian Brigadir J yang Diungkap ART Sartini
JPU membacakan berita acara para saksi yang tidak dapat hadir dalam persidangan itu, salah satunya Sartini.
"Bahwa dapat saya jelaskan kondisi dan keadaan ibu Putri Candrawathi pada tanggal 9 Juli 2022, sekitar jam 08.00 WIB," ungkap JPU membacakan isi berita acara Sartini.
"Pada saat sarapan pagi dalam kondisi baik-baik saja," lanjutnya.
"Karena sempat menjelaskan pekerjaan saya menjadi ART di rumah tersebut," imbuhnya.
Sebelumnya beredar narasi mengenai pelecehan seksual kepada istri Ferdy Sambo yang dilakukan oleh Yosua Hutabarat.
Hal itu yang dijadikan kubu Ferdy Sambo sebagai alasan menghabisi nyawa mantan ajudannya.
Dan pernah disebutkan, bahwa kondisi Putri Candrawathi juga sempat sakit dan lemah setelah kejadian itu.***