Metropolitan

Baru Tahu Skenario Ferdy Sambo Usai 1 Bulan Kejadian Pembunuhan, Hendra Kurniawan Tak Diajak Settingan?

Oleh: Fany Susan Anggraini Sabtu 31 Des 2022, 10:41 WIB
Baru Tau Skenario Sambo Usai 1 BulanKejadian Pembunuhan, Hendra Kurniawan Tak Diajak Settingan?

AYOJAKARTA.COM – Terdakwa kasus Obstruction of Justice atau perintangan penyidikan, Hendra Kurniawan mengaku baru tahu skenario Sambo 1 bulan usai kejadian.

Sebelumnya, diketahui Sambo membuat skenario Sambo dengan mengklaim sebagai tragedi tembak-menembak.

Apakah pernyataan Hendra Kurniawan yang disebut baru mengetahui skenario 1 bulan usai kejadian mengisyaratkan bahwa Hendra tak diajak settingan untuk menjalankan skenario Sambo?

Dikutip AyoJakarta.com dari Youtube Kompas TV, Hendra Kurniawan mengaku baru mengetahui skenario tembak menembak pada awal agustus.

Baca Juga: Deretan Keterangan Kuat Maruf yang Bikin Riuh Persidangan, Salah Satunya Ngotot Bilang Ini!

“Saya tahu ini tahun 8 Agustus,” ucap Hendra yang menjadi salah satu terdakwa perintangan penyidikan.

Hal tersebut diungkap olehnya pada saat menjadi saksi dalam sidang perkara Obstruction of Justice dengan terdakwa Chuck Putranto dan Baiquni Wibowo pada Kamis (29/12/2022).

Dirinya berujar baru mengetahui skenario yang dibuat Sambo ketika sedang diperiksa oleh timsus.

Hendra mengatakan bahwa sejak Brigadir Yosua tewas pada 8 Juli 2022 lalu, cerita yang dia dapatkan adalah baku tembak antara Brigadir Yosua dan Bharada E.

Namun, pada saat diperiksa oleh tim khusus pada 8 Agustus 2022, dirinya mengaku baru mengetahui skenario.

Baca Juga: Tertawa Tanggapi Soal 35 Alat Bukti yang Dibawa Kubu Ferdy Sambo, Ronny Talapessy: Tidak Ada Korelasi

Polisi yang memeriksanya memberi tau bahwa Ferdy Sambo dan Bharada E telah mengakui kebohongannya.

Pada persidangan Kamis (29/12/2022) ini Hendra juga menegaskan bahwa memang yang membuat skenario tersebut adalah Ferdy Sambo sendiri

“Maksudnya yang skenario itu dia (Sambo) yang buat,” ucap Hendra.

Pada kasus penembakan yang menewaskan Brigadir Yosua, diliputi dengan adanya skenarionya tempat menembak.

Terkait dengan siapa yang menembak hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan di persidangan.

Kasus ini merembet hingga ke hal lain yakni penghilangan barang bukti dari kasus utama yakni penembakan Brigadir J.***

Reporter Fany Susan Anggraini
Editor Dian Naren