AYOJAKARTA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengumumkan prakiraan cuaca ekstrem yang akan terjadi di Indonesia di waktu Natal hingga Tahun Baru, namun ada fenomena aneh menghilangnya air laut di suatu pantai.
BRIN juga menyampaikan bukan hanya Jakarta, tapi ada juga Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi juga memiliki potensi terjadi cuaca ekstrem.
Cuaca ekstrem yang diprediksi telah nyata terasa oleh warga Jakarta dan sekitarnya salah satunya adalah dengan adanya gelombang tinggi di kawasan Pantai Ancol.
Baca Juga: Peringatan Dini Potensi Hujan dengan Kilat dan Prakiraan Cuaca DKI Jakarta 29 Desember 2022
Di video yang beredar di media sosial tentang cuaca Ancol, dapat diketahui bahwa tingginya gelombang air laut di pantai tersebut sampai melewati tanggul.
Menurut pengakuan dari nelayan di sekitar Pantai Ancol, naiknya gelombang air laut memang kerap kali dirasakan pada akhir tahun. Tapi baru kali ini gelombang air laut naik melebihi biasanya.
“Tanggapan saya sih udah biasa ya, kita sudah bertahun-tahun di Ancol, setiap bulan 11 menjelang 12 itu sudah pasti naik. Cuma memang yang kemarin agak sedikit lebih dahsyat,” kata Wawan, salah satu nelayan, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube SCTV, Kamis, 29 Desember 2022.
Baca Juga: Kepala BMKG: Kalau Tidak Ada Keperluan Mendesak Tak Usah Keluar Rumah, Tunggu Cuaca Normal!
Terjangan gelombang air laut ke bibir pantai dinilai lebih dahsyat dari yang biasanya terjadi di akhir tahun.
“Lebih dahsyat kok sampai naik itu cuma tahun ini nih. Sampai naik ke atas ya mungkin dari perubahan cuaca atau iklim saya ngga ngerti,” ujar Wawan.
Di sisi lain, pada wilayah yang letaknya ratusan kilometer dari Jakarta, terjadi fenomena aneh dengan menghilangnya air laut.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Barat Hari Ini Kamis 29 Desember 2022, Siap-siap Bakal Hujan Sehari Penuh
Ini merupakan suatu hal yang aneh ketika wilayah Jakarta dan sekitarnya diterpa gelombang air laut yang tinggi dan intensitas hujan yang meningkat justru ada suatu wilayah yang air lautnya menghilang secara misterius.
Fenomena ini terjadi di Pantai Sampur, Bangka Belitung, air laut menghilang dan menyisakan hamparan pasir yang amat luas.
Akibatnya, kapal-kapal yang ada jadi tergeletak begitu saja di hamparan pasir yang jauh dari bibir pantai.
Dengan adanya fenomena ini maka timbullah pertanyaan apakah berhubungan dengan cuaca ekstrem yang terjadi di Jakarta.
Baca Juga: Ramai Isu Cuaca Ekstrem, Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia Siapkan Rencana Jelang Hadapi Thailand
Menurut Dadan Ferdiansyah yang merupakan ahli spiritual, kedua kejadian alam baik di Jakarta dan Bangka Belitung tidak ada hubunganya.
“Menurut saya tidak ada hubungannya karena memang air laut itu sudah hal yang biasa dan musiman dan air kan kembali ketika daya tarik melemah dan saatnya pasang,” ujar Dadan.
Walaupun warga sekitar melihat kejadian menghilangnya air laut di Pantai Sampur ini merupakan fenomena yang aneh, tapi Dadan mengatakan ini adalah hal yang wajar terjadi.
“Jadi fenomena seperti itu ya sudah terbiasa di air laut dan memang gaya tarik bulan itu hal yang lumrah,” kata Dadan.***