Metropolitan

Gempa Megathrust M 8.7 hingga Tsunami 10 M di Selat Sunda, Masyarakat Dihimbau Melakukan Evakuasi Begini

Oleh: Rifqi Nur Fauzi Rabu 28 Des 2022, 19:35 WIB
Simulasi: Gempa Megathrust M 8.7 Terjadi di Selat Sunda, Masyarakat Pesisir Dihimbau Melakukan Evakuasi Gelombang Tsunami

AYOJAKARTA.COM – Isu tentang gempa megathrust yang diprediksi terjadi di Pulau Jawa menjadi salah satu hal yang tak pernah hilang untuk diperbincangkan.

Seperti yang telah diketahui, Indonesia menjadi negara yang dikelilingi oleh zona subduksi lempeng, zona megathrust yang bisa saja meledak suatu saat menjadi sebuah guncangan hebat.

Sebuah simulasi gempa megathrust Selat Sunda dibuat dalam bentuk video yang dibagikan oleh kanal YouTube IndoQuake.

Baca Juga: Waduh! Dedi Mulyadi Sebut Perabotan Rumah Diboyong Anne Ratna, Mulai dari Piring Hingga AC

Dalam video yang diunggah pada 27 Oktober 2022, sebuah skenario gempa megathrust diperlihatkan dengan kekuatan Magnitudo 8.7 dan memicu tsunami hingga ketinggian 10 meter.

Dari gambaran skenario tersebut, pesisir Sukabumi menjadi wilayah yang pertama kali mendapatkan dampak ketika gempa bumi megathrust berlangsung dalam hitungan detik.

Hingga pada sekitar detik ke-30, barulah daerah Jakarta mendapatkan dampak guncangan dari Gempa Megathrust yang berpusat di selatan Selat Sunda tersebut.

Secara bertahap, setiap daerah yang berada di Jawa Barat mulai mendapatkan dampak gempa dari intensitas sedikit, hingga menjadi sangat kuat pada jangka waktu 30 detik.

Baca Juga: Penting! Penuhi 4 Syarat Ini Agar Dana Bansos PKH Tahun 2023 Bisa Cair

Sedangkan ketika memasuki detik ke-45, daerah Sukabumi mulai mendapatkan intensitas merusak atau VIII.

Begitu juga dengan beberapa daerah yang lain, intensitasnya mulai meningkat hingga ke VII di sekitar Jawa Barat.

Pada menit ke-1, sirine peringatan gempa mulai berbunyi, daerah Ujung Kulon masuk ke intensitas Hebat pada IX MMI.

Hingga pada menit ke-3, dampak gempa bumi terus menyebar hingga ke Jawa Tengah dan Sumatera Selatan.

Sementara pada sekitar menit ke- 3.30, peringatan tsunami dan sirine keras disebarkan, masyarakat diminta untuk melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi.

Baca Juga: Pilu! Ini 6 Fakta Mengejutkan Kasus Viral Suami Selingkuh dengan Ibu Kandung di Banten

Masyarakat yang tinggal di pesisir Selat Sunda dihimbau untuk mengevakuasi diri ke tempat yang lebih tinggi dengan tujuan menghindari gelombang tsunami.

Sementara itu, pada peta informasi tsunami, terlihat pesisir bagian selatan pulau jawa menjadi zona merah.

Sedangkan pesisir bagian dalam dari jawa, sumatera, dan kalimantan menjadi zona kuning akibat gempa megathrust tersebut.

Daerah di selatan Selat Sunda menjadi zona paling merah dengan wilayah Ujung Kulon menjadi daerah intensitas MMI paling tinggi di angka IX.***

Reporter Rifqi Nur Fauzi
Editor Dian Naren