Metropolitan

Terungkap! Ini Isi Chat Whatsapp Richard Eliezer Ferdy Sambo Pasca Terbunuhnya Brigadir J

Oleh: Zharifah Ardiana Sabtu 24 Des 2022, 17:42 WIB
Ahli Psikologi Beberkan Perubahan Karakter Brigadir J Usai Jadi Ajudan Putri Candrawathi, Netizen Ramai Protes

AYOJAKARTA.COM – Richard Eliezer, salah satu ajudan Ferdy Sambo yang menurut skenario beredar menjadi penembak Brigadir J, terungkap pesan Whatsapp-nya antara dia dan Ferdy Sambo pasca terbunuhnya Brigadir J.

Ferdy Sambo yang menurut skenario memerintah Eliezer untuk membunuh Brigadir J karena melecehkan Putri Candrawathi, menghubungi Bharada E pasca terselesaikannya misi membunuh Brigadir J.

Dikutip dari kanal Youtube Kompas TV oleh ayojakarta.com pada 24 Desember 2022, pada sidang yang berlangsung 19 Desember 2022 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, saksi ahli yang dihadirkan adalah ahli forensik digital yang membagikan isi percakapan Whatsapp antara Ferdy Sambo dan Eliezer.

Baca Juga: Kaleidoskop 2022 : Sepanjang Januari-Desember Indonesia Alami Lebih dari 3050 Bencana Alam

Pada persidangan 19 Desember 2022, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan saksi ahli. Agenda pemeriksaan saksi ahli yang digelar pada sidang Sambo ini, menghadirkan Adi Setya.

Hal ini bermula saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanyakan ada atau tidaknya percakapan antara Sambo dengan Eliezer di Whatsapp kepada Ahli Forensik Digital, Adi Setya.

Adi menjawab bahwa terjadi percakapan antara Sambo dengan Eliezer pada tanggal 19 Juli.

“Komunikasi dilakukan pada tanggal 19 bulan 7, 2022 pukul 03.48 AM dengan kalimat sebagai berikut, yang pertama adalah dari akun whatsapp irjen Ferdy Sambo mengirimkan kalimat ‘kamu sehat ya’,” terang Adi Setya di persidangan.

Baca Juga: Jonathan Frizzy dan Ririn Dwi Ariyanti Mulai Go Public, Dhena Devanka: Yang Disembunyikan Akhirnya Nyata

“Kemudian, ‘pak kapolri menyampaikan kalau ada yang enggak nyaman laporkan saya segera, biar saya laporkan ke pak kapolri’. Kemudian dijawab oleh akun whatsapp atas nama Richard ‘siap sehat bapak, siap baik bapak’. Kemudian ditanggapi lagi oleh akun whatsapp Ferdy Sambo, ‘buat tenang keluarga di Manado ya Chard, whatsapp saya kalau ada yang enggak enak di hati kamu," tutup percakapan antara Ferdy Sambo dan Richard Eliezer atau Bharada E yang dibacakan oleh Adi Setya.

Lalu, Adi Setya selaku Ahli Forensik Digital juga menjelaskan bahwa percakapan ini juga sudah masuk dan tertulis dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Lebih lanjut Jaksa menanyakan perihal bagaimana cara saksi ahli mengetahui bahwa nama pengirim pesan merupakan Irjen Ferdy Sambo.

Yang mana dijawab oleh Adi Setya selaku Ahli Forensik Digital, melalui nama kontak yang disimpan melalui barang bukti telepon genggam yang diserahkan.

Baca Juga: Gampang! Nggak Perlu Punya Ribuan Followers, Begini Trik Mendapatkan Centang Biru di Akun Instagram

Lebih lanjut, Adi Setya menjelaskan apabila tidak disimpan di kontak nomor telepon, Ahli Forensik Digital dapat mengetahui nama pengirim pesan melalui nama yang ditulis saat mendaftar whatsapp, ketika Jaksa bertanya apabila nama pengirim tidak disimpan pada kontak.

"Biasanya melalui nama yang digunakan saat mendaftar akun. Apabila inisial, ya inisialnya yang muncul," terang Adi Setya secara detail.

Sementara itu, persidangan terkait pembunuhan Brigadir J yang menyeret Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ricky Rozal, Bharada E atau Richard Eliezer, dan Kuat Maruf dijadwalkan akan dilanjutkan pekan depan, Selasa, 27 Desember 2022.***

Reporter Zharifah Ardiana
Editor Dian Naren