Metropolitan

Terungkap! Pelaku Perampokan Wali Kota Blitar Nyamar Jadi ASN, Kapolres Blitar : Asumsi Ada Orang Dalam

Oleh: Fany Susan Anggraini Kamis 15 Des 2022, 22:28 WIB
Kapolres Blitar ungkap CCTV pelaku perampokan Wali Kota Blitar

AYOJAKARTA.COM – Belakangan ini, video rekaman CCTV kasus perampokan rumah dinas Walikota Blitar beredar di media sosial.

Terlihat bahwa pelaku perampokan tampak mengenakan seragam ASN yang khas dengan warna coklat.

Menanggapi video CCTV tersebut Kapolres Blitar menyebut pelaku membuat seolah ada asumsi keterlibatan orang dalam.

Baca Juga: Sudah Move On dari Denny Caknan? Happy Asmara Justru Dijodohkan Warganet dengan Bupati Muda, Single dan Tampan

Dikutip AyoJakarta.com dari Youtube metrotvnews, ditunjukkan video CCTV yang tengah viral tersebut.

Dalam video tersebut nampak para pelaku menyamar sebagai ASN yang menggunakan seragam dinas

Bahkan pelaku tampak berjalan tanpa ragu dalam lingkungan rumah dinas Walikota Blitar tersebut.

Dari video CCTV tersebut juga terlihat para pelaku keluar masuk rumah dinas Walikota Blitar dengan santai

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Malam Ini, Tinggi Abu 100 Meter

Melihat para pelaku yang mengenakan seragam ASN, Kapolres Blitar Kota, AKBP Argo Wiyono mengatakan perampokan tersebut sudah direncanakan dengan matang.

Saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan apakah ada keterlibatan orang dalam atau orang dekat Walikota Polres Blitar.

Sejauh ini, polisi juga telah mengantongi tiga rekaman CCTV yang bisa menjadi titik terang peristiwa perampokan Walikota Blitar.

Pengejaran terhadap pelaku juga tengah dilakukan oleh polisi dengan berbekal rekaman kamera tilang elektronik atau ETLE.

Baca Juga: Daftar Harga Mobil Listrik dan Hybrid yang Dapat Subsidi, Simak di Sini!

Sementara inii total sebanyak 30 orang saksi telah diperiksa tim khusus Polda Jatim dan Polres Blitar kota, meliputi asisten rumah tangga, sopir, hingga pegawai Pemkot Blitar.

“Seragam seperti ini asumsi-asumsi supaya seolah ada keterlibatan orang dalam ini juga mungkin lebih dipikirkan,” ujar AKBP Argo.

Dirinya menyebut tidak bisa menyimpulkan motif hanya dengan bekal CCTV itu saja, karena banyak faktor lain yang harus dikulik.

“Jadi tentunya banyak motif dan dugaan yang tadi saya sampaikan tidak bisa kita simpulkan sebelum kita temukan si pelakunya ini juga. Nah ini inilah menjadi PR dari kepolisian mudah-mudahan dapat segera kita temukan,” pungkasnya.***

Reporter Fany Susan Anggraini
Editor Vincensia Enggar Larasati