AYOJAKARTA.COM - Gempa yang mengguncang pulau Jawa akhir-akhir ini membuat masyarakat menjadi semakin khawatir dengan potensi bencana yang sama di masa depan.
Keberadaan sesar atau patahan yang sangat banyak di daerah Jawa membuat pulau ini sangat berpotensi untuk dilanda gempa bumi.
Sebagai pengetahuan, sesar diketahui sebagai bagian dari lempeng kerak bumi yang bergeser atau patah, hingga menyebabkan getaran yang disebut gempa bumi.
"Sesar merupakan rekahan atau lempeng kerak bumi yang bergeser," cuit Daryono.
Baca Juga: Sesar Cugenang Jadikan 9 Desa di Cianjur Zona Bahaya, BMKG Ungkap Tak Boleh Jadi Hunian: Terlarang!
"Sesar merupakan bagian dari kulit bumi yang patah," ujar Daryono dalam wawancara melalui WhatsApp dengan tim Ayojakarta.com Senin (12/12/2022).
Seperti gempa bumi yang terjadi beberapa saat lalu di Cianjur, sesar Cugenang diketahui sebagai penyebab bencana tersebut.
Selain sesar Cugenang, ternyata pulau Jawa masih menyimpan 6 sesar aktif lain yang memiliki potensi sama untuk menghasilkan bencana gempa bumi.
Dikutip AyoJakarta dari kanal YouTube Geography Channel, ada total 6 sesar aktif yang tersebar di sepanjang pulau jawa, menjadi 7 setelah ditambah sesar Cugenang yang baru teridentifikasi.
Sesar aktif yang mengancam Pulau Jawa tersebut antara lain adalah Cimandiri, Baribis, Lembang, Semarang, Opak, Kendeng, dan Cugenang.
1. Sesar Cimandiri
Cimandiri merupakan sesar aktif yang membentang dari Padalarang hingga Pelabuhan Ratu.
Sesar yang diduga sebagai penyebab gempa Cianjur ini, panjangnya diperkirakan mencapai 100 kilometer.
2. Sesar Baribis
Sesar Baribis terletak di sebelah utara dari Cimandiri, memanjang dari Majalengka sampai ke Subang.
Diperkirakan juga bahwa Sesar Baribis memiliki panjang hingga 100 km, mirip dengan Cimandiri.
Baca Juga: Tinggal Satu Langkah Lagi, Argentina Menuju Final! Ronaldo Berkata Seperti Ini...
3. Sesar Lembang
Sesar Lembang merupakan patahan sesar aktif yang berlokasi di Bandung Utara.
Sama seperti dua sesar sebelumnya, Sesar Lembang juga memiliki bentuk yang memanjang dengan arah dari barat ke timur.
4. Sesar Semarang
Sesar Semarang merupakan sesar yang panjangnya mengarah dari utara ke selatan dan sesajar dengan sesar Kaligarang.
Sesar ini dimulai dari daerah Gajahmungkur di bagian utara sampai Gunung Swakul di selatan.
Baca Juga: Inilah 6 Kesaksian Putri Candrawathi yang Dibantah oleh Bharada E dalam Persidangan
5. Sesar Opak
Sesar Opak berada di daerah DI Yogyakarta dan memanjang dari Wonosari ke arah utara.
Sesar ini juga menjadi penyebab gempa tektonik yang pernah terjadi di Yogyakarta dengan kekuatan 6,4 Skala Richer.
6. Sesar Kendeng
Sesar Kendeng merupakan sesar aktif yang terletak di sepanjang bagian barat Jawa Tengah hingga timur.
Sesar ini cenderung memiliki beberapa lipatan yang naik, sehingga cukup mudah untuk diamati.
7. Sesar Cugenang
Sesar Cugenang diketahui sebagai sesar aktif yang baru ditemukan dan teridentifikasi setelah terjadinya gempa Cianjur.
Baca Juga: Kaleidoskop 2022! Inilah 5 Film Terpopuler Sepanjang Tahun Ini: KKN di Desa Penari Berada di Puncak
Sesar ini membentang sepanjang kurang lebih 9 kilometer dan setidaknya melewati 9 desa di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.
Itulah 7 sesar aktif yang tersebar di sepanjang Pulau Jawa dan berpotensi untuk mengakibatkan gempa bumi akibat aktivitasnya.***