AYOJAKARTA.COM - Putri Candrawathi telah sampaikan kesaksiannya pada sidang yang membahas skenario Ferdy Sambo, bantahan disampaikan tegas Bharada E.
Sejumlah bantahan disampaikan Bharada E usai dipersilakan hakim untuk menanggapi ucapan Putri Candrawathi.
Salah satu ucapan Putri Candrawathi soal skenario Ferdy Sambo dibantah tegas oleh Bharada E di depan hakim.
Bermula saat hakim dalam sidang Ferdy Sambo mempersilakan Bharada E untuk menyampaikan pendapat soal kesaksian Putri Candrawathi.
"Saudara Richard, bagaimana keterangan Putri?" tanya hakim pada Bharada E yang jadi saksi dalam agenda tersebut.
Pria termuda dalam kasus ini mengatakan jika ia mencatat sejumlah pernyataan yang tidak sesuai.
"Menurut saya tidak sesuai atau ibu PC sendiri yang lupa," ucap Bharada E tegas.
Salah satu yang disoroti Bharada E adalah soal pernyataan Putri Candrawathi saat ditanya soal skenario Ferdy Sambo.
"Ibu PC tadi mengatakan tidak tahu, pada saat saya mengobrol dengan bapak FS di lantai tiga," jelas Bharada E.
Menurut Bharada E, saat ia sedang berbicara dengan Ferdy Sambo, di sana juga ada Putri Candrawathi yang tak jauh dari mereka.
"Bapak FS menjelaskan tentang skenario dan menyuruh saya untuk menembak Yosua dan mengunci pada waktu itu, ibu PC ada di situ," ucapnya tegas.
Bahkan Putri Candrawathi juga berada di sana saat Bharada E sedang mengisi amunisi pada pelurunya.
"Padahal kenyataannya ibu PC ada di situ (mendengar skenario Ferdy Sambo)," jelas Bharada E.
Baca Juga: Soal Janji Uang Rp1 Miliar dari Ferdy Sambo, Richard Eliezer Tunjukkan Bukti Ini..
Usai menyatakan bantahannya tersebut, pria yang menggunakan kemeja biru ini menyayangkan CCTV yang mati.
Ia mengatakan jika sejumlah CCTV masih ada rekamannya pasti akan lebih terang.
"Mungkin ibu tidak akan berani berbohong begini," tandas Bharada E kecewa.
Putri Candrawathi yang tersorot kamera, nampak hanya bisa mematung mendengar bantahan dari Bharada E.***