AYOJAKARTA.COM – Publik dikejutkan dengan kabar adanya ledakan di tambang batu bara yang berlokasi di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat pada hari ini, Jumat (9/12/2022).
Tambang batu bara yang meledak tersebut dikelola oleh PT Nusa Alam Lestari atau disingkat PT NAL.
Sejumlah pekerja tambang dikabarkan menjadi korban atas insiden ledakan tersebut.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Tv One News pada (9/12/2022), diinformasikan jika ledakan di tambang batu bara tersebut terjadi pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIB pada lubang SD C2 atau lori 2.
Hingga saat ini upaya penyelamatan para pekerja yang tertimbun reruntuhan akibat ledakan masih terus dilakukan.
Pihak Basarnas setempat menginformasikan ada 12 orang pekerja tambang yang hilang tertimbun paska ledakan tersebut.
Namun sudah ditemukan 2 orang dengan kondisi satu meninggal dunia dan langsung dibawa ke RSUD Kota Sawahlunto, sedangkan 10 orang lainnya masih dalam proses pencairan.
“Saya mendapat kabar dari Inspektur Tambang Kementerian ESDM, informasinya memang benar dan beliau mengkonfirmasi kepada saya ada ledakan di Sawahlunto,” ujar Heri Martinus selaku Kepala Dina ESDM.
Baca Juga: Terungkap! Inilah Kata-Kata Putri Candrawathi yang Buat Ferdy Sambo Murka pada Brigadir Yosua
Infromasi terbaru hingga berita ini diturunkan, 3 korban meninggal akibat ledakan di tambang batu bara tersebut sudah berhasil dievakuasi.
Namun dari pihak rumah sakit belum memberikan informasi mengenai 3 korban meninggal tersebut.
Evakuasi terhadap para korban yang masih tertimbun juga sempat terkendala Gas Metana.
Sehingga proses evakuasi penyelamatan para korban yang tertimbun sangat dilakukan dengan hati-hati.
Tentunya proses evakuasi masih akan terus dilanjutkan, mengingat masih ada 7 korban yang terjebak dalam lubang tambang batu bara yang meledak tersebut.
***