AYOJAKARTA.COM – Ferdy Sambo kembali menjalani persidangan kasus pembunuhan yang menewaskan Brigadir Yoshua atau Brigadir J.
Pada persidangan kali ini Ferdy Sambo sempat menyampaikan kesaksiannya terkait pembunuhan Yoshua.
Dalam keterangannya, Ferdy Sambo mengatakan jika ia sempat meminta suatu hal kepada Ricky Rizal dan Richard Eliezer.
Hal itu Ferdy Sambo ungkapkan setelah ia bercerita mengenai sesaat ia mendengar cerita dari Putri Candrawathi.
Baca Juga: Cairkan Dana BSU Sebelum 20 Desember, Berikut Syarat dan Ketentuan yang Sudah Dibuat oleh Kemnaker
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV, dalam kesaksiannya Ferdy Sambo mengungkapkan jika ia kesal setelah mendengar cerita dari Putri Candrawathi.
Kemudian Ferdy Sambo memanggil Ricky Rizal ke lantai 3 rumah Saguling.
Dipanggilnya Ricky Rizal oleh Ferdy Sambo adalah untuk merencanakan pemanggilan Brigadir Yoshua sebelum akhirnya di eksekusi.
“Saya kemudian memanggil Ricky yang mulia karena dia adalah ajudan yang tertua di Magelang, saya panggil Ricky untuk naik ke atas yang mulia, karena di tiap lantai itu ada HY kami panggil lewat HT yang mulia,”
Kala memanggil Ricky Rizal, Ferdy Sambo menyebut jika saat itu Putri Candrawathi masih terus menangis dan dirinya tidak bisa berpikir mengenai apa pun.
Setelah Ricky Rizal datang, Ferdy Sambo kemudian menanyakan apakah Ricky mengetahui peristiwa di Magelang.
Baca Juga: Profil Bupati Bangkalan Abdul Latif Imron yang Ditahan KPK
“Ricky masuk saya sampaikan kamu tahu engga kejadian di Magelang, dia menjawab saya tidak tahu ya bapak, kamu engga tahu kalau ibu dilecehkan di Magelang oleh Yoshua, siap saya tidak tahu bapak,”
“Kamu bagaimana ngawal di sana, jaga keluarga saya, saya akan konfirmasi ke Yoshua kamu siap ga back up saya, amankan saya, kalau nanti dia melawan kamu siap nembak ga,”
Mendapat perintah seperti itu, Ferdy Sambo kemudian menyampaikan jika Ricky Rizal menjawab tidak.
Ferdy Sambo menyebut jika Ricky Rizal mengaku tidak siap mental untuk melakukan hal tersebut.
Karena ketidakuatan mental Ricky Rizal, Ferdy Sambo mengaku kecewa karena menurutnya seorang ajudan harus siap untuk membackup dirinya jika dirinya membutuhkan.
Karena Ricky Rizal enggan untuk mengiyakan permintaannya, Ferdy Sambo kemudian meminta Ricky memanggil Richard dan menanyakan hal yang sama.
Sambo menjelaskan Richard pun menjawab hal yang sama dengan Ricky, karena ia tidak tahu kejadian di Magelang.
Hingga kemudian, Sambo menjelaskan permintaannya kepada Richard.
“Kamu siap engga backup saya, apabila nanti saya konfirmasi ke Yoshua dia melawan, saya siap bapak, kamu siap nembak engga, saya siap nembak, nah saya terima kasih karena sudah siap untuk membackup saya, kemudian saya perintahkan dia untuk turun ke bawah,” jelasnya.
Baca Juga: Ferdy Sambo Minta Richard Eliezer Dipecat dari Polri, Tuding Telah Mengarang Cerita
Lebih lanjut, kepada hakim Sambo menuturkan jika kala itu ia tidak menyampaikan kepada Ricky dan Richard jika hal tersebut akan dilakukan di Duren Tiga.
“Jadi saya tidak menyampaikan dimana akan konfirmasi karena saya belum terpikir,” tuturnya.
Setelahnya, Ferdy Sambo menerangkan jika Putri keluar untuk isolasi karena kurang sehat.
“Ya sudah kamu isolasi aja nanti malam kita panggil Yoshua untuk menanyakan peristiwa itu karena kamu tidak mau ini rame-rame, tidak mau ini kemudian diketahui orang, kemudian saya berangkat isolasi di Duren tiga,” terangnya.***