Metropolitan

Update Kasus Pemerkosaan Prajurit Wanita Kostrad oleh Paspampres, Jenderal Andika Perkasa Buka Suara!

Oleh: Zharifah Ardiana Selasa 06 Des 2022, 19:20 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa

AYOJAKARTA.COM – Kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh oknum Paspampres yang viral akhirnya memiliki kelanjutan baru.

Kasus pemerkosaan yang diduga dilakukan oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) kepada prajurit wanita Kostrad akhirnya menemui titik terang baru.

Dikutip oleh AyoJakarta.com melalui kanal Youtube Official iNews dan akun media sosial Twitter @catchmeupid pada 6 Desember 2022, bahwa hal ini terjadi saat pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

Terduga oknum dengan pangkat Perwira berinisial BF memperkosa seorang prajurit wanita dari kesatuan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).

Baca Juga: Menangis Terisak Kombes Susanto Ungkapkan Kekecewaan Terhadap Ferdy Sambo: Karir 30 Tahun Saya Hancur!

Kronologi kejadiannya adalah saat korban berpangkat Letda tidak bertugas melakukan pengamanan KTT G20 karena sakit dan beristirahat di hotel pada 15 November 2022.

Kemudian, Perwira BF berpangkat Mayor datang ke kamar hotel korban, dengan alasan koordinasi, meskipun sempat ditolak oleh korban. Saat korban kehilangan kesadaran karena dalam kondisi sakit, saat itulah diduga pelaku melancarkan aksinya.

Sementara itu, sebelumnya Jenderal Andika Perkasa sudah menegaskan adanya sanksi tegas untuk pelaku.

"Sanksi tegas akan diberikan bahkan pelaku akan dipecat dari kesatuannya jika terbukti bersalah," terang Jenderal Andika Perkasa.

Baca Juga: Kronologi Pelecehan Seksual yang Diceritakan Putri Candrawathi kepada Benny, Brigadir J Disebut Lakukan Ini

Selain itu, Jenderal Andika Perkasa juga menjelaskan bahwa sekarang kasus telah disidik di Makassar karena korban Bagian Divisi III yang akhirnya diambil alih oleh Mabes TNI.

"Karena pelaku Paspampres, maka akan kita ambil alih di Puspom TNI," terang Jenderal Andika Perkasa.

Sementara itu, Laksamana Yudo Margono yang digadang menjadi pengganti Jenderal Andika Perkasa juga ikut buka suara atas kejadian tersebut.

Laksamana Yudo Margono menjelaskan penegakkan hukum di internal TNI akan berjalan dengan tegak.***

Reporter Zharifah Ardiana
Editor Dian Naren