Nasional

Chuck Putranto Jelaskan Soal CCTV, Sebut Ferdy Sambo Sempat Membentaknya dan Marah Karena Hal Ini

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 29 Nov 2022, 10:13 WIB
Chuck Putranto Soal CCTV, Sebut Ferdy Sambo Marah Karena Hal Ini

AYOJAKARTA.COM--Mantan Koordinator Sekretaris Pribadi Kadiv Propam yakni Chuck Putranto memberikan pengakuannya terkait CCTV rumah Ferdy Sambo.

Chuck Putranto menjelaskan kala itu ia dibentak oleh Ferdy Sambo terkait CCTV rumah Duren Tiga.

Dalam persidangan, Chuck Putranto menceritakan bagaimana ia bisa dimarahi oleh Ferdy Sambo terkait CCTV rumah Duren Tiga.

Baca Juga: Soal CCTV yang Tak Pernah Dibahas, Ronny Talapessy Pertanyakan Hal Penting: Nggak Mungkin Seorang FS...

Seperti yang diketahui, rumah Ferdy Sambo yang berada di kawasan Duren Tiga adalah tempat kejadian perkara kasus pembunuhan yang menewaskan Brigadir J.

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTV, Chuck Putranto mengungkapkan hal tersebut ketika menjadi saksi di persidangan kasus pembunuhan Brigadir J.

Kepada hakim, Chuck menngatakan bahwa rekaman CCTV tersebut telah diserahkan kepada Polres Jakarta Selatan.

“Kami sudah serahkan, pertama di tanggal 10 Juli kami sudah serahkan kepada Polres,” katanya.

Baca Juga: Akhirnya Terungkap! Baiquni Wibowo Ternyata Menyalin Rekaman CCTV Barang Bukti Pembunuhan Brigadir J

Chuck menjelaskan bahwa setelah CCTV tersebut diserahkan ke Polres Jakarta Selatan, Ferdy Sambo menanyakan CCTV tersebut kepadanya.

“Kemudian di hari Senin saya dipanggil pak Ferdy Sambo ke ruangan, kemudian beliau tanyakan, dimana DVR CCTV, kemudian saya sampaikan CCTV yang mana Jenderal, CCTV yang disekitar rumah, siap saya sudah serahkan ke Polres Jakarta Selatan” jelasnya.

Mendengar jika CCTV sudah diserahkan kepada Polres Jakarta Selatan, Chuck menyebut kala itu Ferdy Sambo marah.

Baca Juga: Kejahatannya Takut Terbongkar, Ferdy Sambo : Kalau Sampai Bocor, Kalian Berempatlah yang Bocorin!

“Terus beliau sudah nada tinggi beliau tanya, perintah siapa untuk diserahkan Polres Jakarta Selatan, saya hanya menjawab siap, terus beliau bilang, kamu ambil sekarang, kamu lihat dan kamu copy,” sebutnya.

“Terus kemudian saya tanyakan mohon ijin Jenderal apakah tidak apa-apa untuk dicopy dan dilihat, jangan banyak tanya kamu, lakukan saja kalau ada apa-apa saya bertanggung jawab. Kemudian beliau baru sampaikan kalau penyidik tanya baru serahkan.” Lanjutnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Kiki Dian Sunarwati