AYOJAKARTA.COM - Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak baru-baru ini kembali mencuri perhatian publik.
Itu dikarenakan terkait videonya yang berisi bahwa pernyataan Kamaruddin Simanjuntak yang tak ingin Ferdy Sambo dihukum mati karena kasus yang menjeratnya.
Kamaruddin Simanjuntak yang merupakan kuasa hukum keluarga Brigadir J juga menyebut, agar Ferdy Sambo dapat segera berubah dan bertaubat.
Pengacara yang diketahui tajir melintir itu mengungkapkan, diperlukan kesadaran hukum agar dapat berubah.
Hal itu ia sampaikan supaya Ferdy Sambo kelak juga dapat menjadi orang besar, pasca kasus yang melibatkannya itu.
Sebelumnya, Ferdy Sambo diduga telah membunuh Brigadir Joshua di rumah dinasnya, di Duren Tiga.
"Yang diperlukan itu kesadaran hukum, merasa melakukan tidak, kalau merasa ya cukup sadari, renungkan, kemudian berubah dan bertobat supaya bisa jadi orang besar," ujar Kamaruddin, dikutip AyoJakarta.com dari tayangan YouTube KompasTV Pontianak pada Senin, 28 November 2022.
Menurutnya, meski kini terdakwa kasus Brigadir J itu dipecat dari Kepolisian, Kamaruddin berharap mereka bisa jadi lebih hebat lagi jika mau berubah.
Pun disebutkan Ferdy Sambo dapat menjadi penceramah atau pendeta, tokoh masyarakat, ataupun pedagang besar, dan tidaklah harus menjadi seorang polisi.
Lalu kuasa hukum keluarga Brigadir J itu juga menyampaikan tidak perlu mencari kesalahan dengan mengkambing hitamkan orang lain.
Baca Juga: Mengejutkan! Kamaruddin Simanjuntak Ternyata Tak Ingin Ferdy Sambo Dihukum Mati, Kenapa?
Jika memang merasa melakukan pembunuhan, cukup menyesal dan segera bertaubat.
Kamaruddin Simanjuntak kemudian menyebut, Ferdy Sambo janganlah mau diprovokasi oleh pengacaranya yang salah.
Bahkan Kamaruddin akan mencarikan pengacara yang baik untuk Ferdy Sambo, jika benar-benar ingin berubah.
Sebab kuasa hukum Brigadir J ini tidak ingin Sambo dihukum mati, agar terdakwa dapat pertolongan dari Tuhan.
"Karena sesungguhnya saya tidak mau sebetulnya Ferdy Sambo itu dihukum mati, dari pribadi saya di luar pengacara ya," kata Kamaruddin.***