AYOJAKARTA.COM--Di tengah duka Gempa Cianjur, muncul aksi penghadangan bantuan yang dilakukan terhadap para relawan di sejumlah tempat.
Aksi penghadangan itu beredar di sejumlah media sosial hingga bikin hehoh.
Terungkap sejumlah video dan pengakuan para relawan yang dihadang warga di tengah jalan. Para penghadang itu meminta paksa, agar rombongan relawan menurunkan bantuan-bantuan yang mereka bawa.
Mereka beralasan, tempat pengungsian mereka belum tersentuh bantuan dan sangat membutuhkan beragam hal.
Padahal, para relawan itu sejatinya mengantarkan beragam bantuan, entah itu dari pemerintah, organisasi, LSM ataupun donatur personal sesuai dengan tujuan yang sudah ditetapkan.
Menanggapi aksi penghadangan ini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil langsung buka suara.
Menurut Ridwan, para penghadang tersebut melakukan aksinya karena dipicu sejumlah faktor, kendati demikian hal tersebut tidak dibenarkan.
"yang menghadang bantuan-bantuan motivasinya sebagian stres merasa bantuan tidak merata, sebagian lagi memang memalak," ujar Ridwan Kamil di Kantor Bupati Cianjur, Jumat (25/11/2022), dikutip dari Suara.com dalam artikel Ridwan Kamil Soal Penghadang Bantuan Gempa Cianjur: Sebagian Stres Bantuan Tak Merata, Sebagian Memalak
Bahkan, aksi penghadangan tersebut sudah langsung ditindaklanjuti pihak terkait, termasuk aparat kepolisian.
Sementara ini sudah ada lima orang yang menghadang mobil pembawa bantuan untuk korban gempa Cianjur, ditangkap polisi.
Baca Juga: Ceritakan Eril Hingga Menahan Tangis, Ridwan Kamil Perkuat Semangat Korban Gempa Cianjur
Tindakan tegas ini diungkap Ridwan Kamil juga akan diberlakukan kepada siapa pun yang melakukan penghadangan terhadap mobil pembawa logistik bantuan dan para relawan.
"Jangan pernah menghadang bantuan dengan alasan apapun, "tegas Ridwan Kamil.
Ia pun mengimbau kepada warga masyarakat, bila memerlukan bantuan untuk keluarga atau warga di masyarakatnya, dapat melakukkan dua alternatif cara berikut.
Pertama, mendatangi posko pengungsian terpusat di alun-alun lapangan.
Nantinya Koordinator akan mengatur bantuan kepada tenda-tenda kecil yang ada di sawah atau rumah-rumah.
Kedua, pengungsi bisa mendatangi posko terpusat di Kantor Bupati Cianjur.
Dipastikan gudang logistik di posko pusat sangat memadai sehingga dapat memenuhi kebutuhan semua korban gempa Cianjur.