Nasional

Update Gempa Cianjur: Korban Meninggal 271 Orang, Luka-Luka 2.043 Orang

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Kamis 24 Nov 2022, 05:35 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Suharyanto saat konferensi pers di Cianjur.

AYOJAKARTA.COM – Gempa yang mengguncang daerah Cianjur Jawa Barat pada Senin, 21 November 2022 lalu sudah menelan banyak korban jiwa.

Tak hanya korban jiwa, gempa cianjur juga mengakibatkan puluhan ribu masyarakat harus melakukan pengungsian.

Kerusakan rumah, gedung, dan bangunan akibat goncangan gempa Cianjur dengan magnitudo 5,6 SR itupun tak bisa dibendung.

Baca Juga: Evakuasi Korban Gempa Cianjur, Ditemukan Bocah 5 Tahun Selamat Usai Tertimbun Puing Bangunan Selama 2 Hari

Hingga kini update data terkait jumlah korban jiwa terus bertambah.

Berdasarkan pantauan AyoJakarta.com pada lama PMJ News, Kamis, 24 November 2022, jumlah korban terdata meninggal dunia adalah 271 orang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menggelar konferensi pers Rabu, 23 November 2022.

"Kami sudah mengidentifikasi, mencocokkan data dengan Kemenkes di semua RS dan puskesmas yang sudah betul-betul ada jenazahnya tercatat 271 jenazah," ungkap Kepala BNPB Suharyanto.

Baca Juga: Haru, Tertimbun Reruntuhan Bangunan Selama 3 Hari, Anak Usia 5 Tahun Korban Gempa dan Longsor Cianjur Selamat

Update data terkini dari dampak gempa Cianjur juga disampaikan oleh Suharyanto yaitu adanya tambahan korban yang mengalami luka-luka sebanyak 2.043 orang.

Jumlah korban mengungsi pun bertambah menjadi 61.908 jiwa.

"Korban luka bertambah menjadi 2.043 orang. Yang mengungsi menjadi 61.908 orang," tambahnya.

Tak hanya itu, masih terdapat laporan warga hilang sejumlah 40 orang yang saat ini masih terus dilakukan pencairan di sekitar area gempa.

Pencarian dilakukan oleh BNPB dan beberapa tim gabungan.

Baca Juga: Kelahiran Bayi di Dalam Tenda Pengungsian Gempa Cianjur, Diberi Nama oleh Ridwal Kamil

"Ternyata yang hilang, terdata sampai sore ini 40 orang yang masih hilang, 39 di Cugenang, 1 di Warung Kondang," ujar Suharyanto saat memberikan keterangan.

Pendataan dan pencarian akan terus dilakukan oleh BNPB dibantu pihak pihak lain dan para relawan.

Kerusakan rumah, gedung dan bangunan juga tak luput dari pendataan.***

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Tedi Rukmana