Nasional

Raungan Brigadir J Sebelum Meregang Nyawa, Ronny Talapessy: Tembakan Sambo yang Membuat Mati

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Kamis 24 Nov 2022, 06:26 WIB
Ronny Talapessy mengatakan bahwa pada saat kliennya melakukan penembakan kepada Brigadir J, Bharada E menyadari bahwa almarhum masih bernyawa.

AYOJAKARTA.COM -- Kasus pembunuhan Brigadir J hingga kini masih bergulir di pengadilan.

Skenario terdakwa Ferdy Sambo semakin runtuh karena banyak saksi yang mulai berani untuk berkata jujur.

Proses eksekusi almarhum Brigadir J masih belum jelas terungkap di persidangan.

Baca Juga: Digoda Punya Banyak Penggemar oleh Ronny Talapessy, Begini Reaksi Tersipu Malu Bharada E

Hal ini disebabkan karena adanya beda keterangan antar para terdakwa akan dibuktikan selama proses persidangan.

Salah satu keterangan yang saat ini terus digali oleh Majelis Hakim melalui para saksi adalah siapa saja eksekutor almarhum Brigadir J.

Pasalnya terdakwa Ferdy Sambo tidak mengakui bahwa dirinya ikut menembak almarhum Brigadir J.

Namun keterangan tersebut dibantah oleh pengacara Bharada Richard Eliezer (Icad), Ronny Talapessy.

Baca Juga: Bharada E dan Ronny Talapessy Dapat Hadiah dari Wanita Ini, Usai Sidang Pembunuhan Brigadir J

Ronny mengatakan bahwa pada saat kliennya melakukan penembakan kepada Brigadir J, Bharada E menyadari bahwa almarhum masih bernyawa.

Menurut keterangan Bharada E yang disampaikan oleh pengacaranya, dirinya sempat mendengarkan suara Brigadir J meraung.

Kemudian pada akhirnya nyawa Brigadir J dihabisi oleh Ferdy Sambo.

"Namun yang Icad tembak itu sebelumnya almarhum jatuh itu belum langsung meninggal, kan Icad sampaikan ke saya pas jatuh tapi suaranya masih meraung, ditembak terakhir sama Sambo, itu yang membuat mati," terang Ronny, seperti dilihat AyoJakarta.com dari tayangan YouTube KOMPASTV pada Kamis, 24 November 2022.

Baca Juga: Penuh Keheranan, Ronny Talapessy Sebut Satu Pistol Richard Eliezer Ada 3 Jenis Peluru, Kok Bisa?

Pernyataan ini diperkuat dengan keterangan saksi Mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Rhekynellson Soplanit.

AKBP Ridwan Soplanit mengatakan bahwa tidak terjadi peristiwa tembak-menembak tetapi Brigadir J ditembak oleh terdakwa Ferdy Sambo.

"Bahwa memang ads terjadi peristiwa, bukan peristiwa tembak-menembak tetapi peristiwa menembak, Yosua ditembak oleh Bharada E dan FS.***

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Tedi Rukmana