AYOJAKARTA.COM--Terkuak fakta baru atas misteri meninggalnya satu keluarga di Kalideres.
Setelah sebelumnya meninggalnya keluarga Kalideres diduga karena kelaparan, ternya ada dugaan lain yakni sang anak masih menyisiri dan memberi susu pada sang ibu yang telah wafat.
Kejadian misteri meninggalnya satu keluarga di Kalideres memang banyak menyimpan tanda tanya.
Baca Juga: Fakta-Fakta Baru Kematian Keluarga Kalideres, Salah Satu Anggota Keluarga Sudah 6 Bulan Meninggal
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV pada Rabu (23/11/22), membagikan informasi terbaru terkait kasus kematian keluarga misterius itu.
Kombes Hengki Haryadi selaku Direskrimum Polda Metro Jaya membeberkan temuan baru atas kasus yang sedang didalaminya.
Ia menyebutkan bahwa ada keterangan dari saksi yakni pegawai Koperasi Simpan Pinjam yang sempat mendatangi kediaman keluarga tersebut.
Baca Juga: Fakta Baru Mengejutkan, 1 Korban di Kalideres Sudah Menjadi Mayat Sejak Mei 2022
Saat itu pegawai Koperasi Simpan Pinjam ingin bertemu dengan Ibu korban Kalideres tersebut.
Lalu ketika pintu rumah terbuka, pegawai tersebut mencium bau busuk dari dalam rumah.
Ia pun menanyakan kepada sang anak (korban) yang diketahui bernama Dian, dan sang anak pun menjawab bahwa ibunya sedang tidur.
“ini lagi tidur tapi jangan dihidupkan lampu, karena Ibu Saya sensitif terhadap cahaya kata anak atas mama Dian yang turut meninggal di Kalideres,” ujar Kombes Hengki Haryadi.
Namun karena penasaran, tanpa sepengetahun dari anak korban, pegawai itu pun menyalakan flash HP nya dan mencoba membangunkannya.
Saat melihat dan menyentuhnya, pegawai Koperasi Simpan Pinjam itu pun kaget histeris karena ternyata sang Ibu tersebut telah meninggal dunia.
“pada saat dibangunkan untuk mengecek si ibunya ini, dipegang-pegang ini agak gembur agak curiga tanpa sepengetahuan dia korban, pegawai Koperasi Simpan Pinjam ini menghidupkan flash hp nya, begitu dilihat langsung yang bersangkutan teriak takbir Allahu Akbar, ini sudah mayat,” ungkap Kombes Hengki.
Baca Juga: Jadi Saksi Baru Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres, Tukang Jamu: Dia Pernah Minjem Duit Rp 50 Juta
Saat si pegawai teriak bahwa ibunya sudah tidak ada, sang anak malah mengatakan jika ibunya masih hidup.
Hal yang mengagetkan lagi sang anak mengatakan bahwa ia masih sering menyisiri rambut sang ibu dan memberikannya susu.
“pada saat pegawai Koperasi Simpan Pinjam ini menyatakan bahwa ini sudah menjadi mayat jawaban daripada dian, Ibu Saya masih hidup tiap hari masih Saya berikan minum susu kemudian sambil menyisir dan rambutnya rontok semuanya,” ungkap Kombes Hengki.
Akhirnya pegawai itu langsung pergi keluar dari rumah tersebut.
Diketahui bahwa sang Ibu telah meninggal sejak 13 Mei 2022.***