Nasional

Dengar Suara Tembakan, Adzan Romer Sempat Todongkan Pistol ke Ferdy Sambo, FS Pun Angkat Tangan

Oleh: Admin Minggu 13 Nov 2022, 10:11 WIB
Saksi Adzan Romer (kiri) mengaku sempat menodongkan pistol kepada terdakwa Ferdy Sambo setelah terdengar suara tembakan di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri itu

AYOJAKARTA.COMAdzan Romer mengaku sempat todongkan pistol kepada Ferdy Sambo begitu mendengar suara tembakan di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri itu.

Mantan ajudan Ferdy Sambo itu menyampaikan keterangan tersebut saat menjadi saksi dalam perkara pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Adzan Romer menjadi saksi dalam sidang dengan terdakwa Bripka Ricky Rizal dan supir sekaligus asisten rumah tangga keluarga Ferdy Sambo dan Kuat Ma’ruf pada 9 November 2022.

Pengakuan Adzan Romer sempat menodongkan pistol kepada Ferdy Sambo merupakan jawaban atas pertanyaan kuasa hukum Bripka Ricky Rizal.

Dalam kesaksiannya, Adzan Romer mengaku langsung menyiapkan senjata begitu terdengar suara senjata api dari dalam rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

“Saya, karena kaget, refleks mengangkat senjata, menodongkan seperti itu (kepada Ferdy Sambo yang keluar dari rumah), terus Bapak (FS) angkat tangan dan berkata, ‘Ibu… Ibu di dalam’,” ujar Adzan Romer menjawab pertanyaan kuasa hukum Bripka RR.

Baca Juga: Fakta Lain Tentang Ferdy Sambo, Versi Bripka RR: Gak Benar Tak Ada yang Berani Nolak Perintah FS

Kesaksian serupa juga sempat disampaikan oleh Adzan Romer dalam persidangan pada persidangan Senin 31 Oktober 2022.

Dia sempat menodongkan pistol ke arah Ferdy Sambo lantaran terkejut saat masuk ke rumah dan bertemu atasannya seusai kejadian penembakan terhadap Yosua alias Brigadir J ketika itu.

“Saya kaget dan saya angkat senjata, saya todong FS,” ujar Romer menjawab pertanyaan Hakim.

“Pak FS angkat tangan?” tanya hakim melanjutkan.

“Iya saya todong bapak, terus angkat tangan, tidak pakai sarung tangan,” jawab Romer.

“Terus dia (FS) bilang 'Ibu, Ibu di dalam’ saya masuk ke dalam. Pak FS keluar kayak mencari ambulans gitu,” ungkap Adzan Romer.

Baca Juga: Keterangan Berubah-ubah, Sambil Menunduk Adzan Romer Mengaku Takut Sama Ferdy Sambo

Mantan ajudan Ferdy Sambo itu menjelaskan saat di dalam rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri itu, dirinya bertemu dengan Ricky Rizal dan bertanya ada kejadian apa. Tetapi, kata Romer, Ricky tidak menjawab. Romer juga menyebut bertemu Kuat Ma’ruf dan Bharada E di dalam rumah.

“Ada korban di situ?” tanya hakim seperti ditulis laman pmjnews.com

“Ada,” jawab Romer.

Selanjutnya, Hakim bertanya: “Waktu kamu ketemu FS di pintu dapur, kamu liat gak FS itu megang senjata?”

“Tidak, tangan kosong,” jawab Romer.

Dalam perkara pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J ada lima terdakwa. Mereka adalah Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi.

Nama lainnya adalah Kuat Ma’ruf yang menjadi supir dan asisten rumah tangga atau ART di keluarga Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Baca Juga: Pengakuan Ajudan Adzan Romer, Mendiang Brigadir J Pernah Tertangkap Basah Melakukan ini Sewaktu di Pos Jaga

Satu lagi terdakwa adalah Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bhayangkara Dua (Bharada) E. Richard Eliezer berstatus sebagai justice collaborator di perkara tersebut.

Mendiang Yosua alias Brigadir J tewas ditembak di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo di Pasar Minggu pada Jumat 8 Juli 2022.

Akibat perbuatannya, lima terdakwa itu disangkakan melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 56 ke-1 KUHP.

Reporter Admin
Editor Eries Adlin