Nasional

Terbongkar Fakta Sebenarnya, Pemeran Video Kebaya Merah Ternyata Seorang Pasien RSJ Menur Surabaya

Oleh: Christy Ayu Saputri Kamis 10 Nov 2022, 21:06 WIB
Terungkap, pemeran video asusila wanita berkebaya merah merupakan pasien rawat jalan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya.

AYOJAKARTA.COM -- Aksi viral video asusila wanita berkebaya merah sempat membuat geger warganet, dan kini kabarnya para pemeran dan juga pembuat video asusila tersebut berujung di pidana.

Diketahui para tersangka atas pembuat video asusila tersebut berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian pada Minggu, 6 November 2022.

Para tersangka tersebut rupanya ditangkap di kamar kos-kosan yang berada di daerah Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga: Viral Video Susi, Kodir dan Bripka RR Pakai Baju Sama Saat Sidang, Warganet: Bukti Kuat Persidangan Disetting

Berdasarkan penyelidikan yang telah dilakukan atas kasus tersebut, terungkap beberapa hal yang mengejutkan terkait kasus video asusila ini.

Dilansir AyoJakarta.com dari LombokInsider.com pada Kamis, 10 November 2022, diketahui bahwa salah satu dari pemeran video asusila tersebut merupakan pasien rawat jalan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya.

Meski hingga kini belum diketahui secara pasti terkait status kesehatan salah satu tersangka yang diduga adalah pasien RSJ Menur. Kini belum diketahui sejak kapan tersangka itu dirawat dan diagnosis apa yang dideritanya.

Baca Juga: Romer Akui Takut Berkata Jujur, Psikolog Forensik Sebut Saksi yang Alami Stres Justru Lebih Baik Karena Ini

Kendati demikian, Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Farman telah membenarkan terkait kabar tersebut.

Menurut kabar yang beredar bahwa pasien RSJ Menur merupakan sosok pemeran wanita dalam video asusila wanita berkebaya merah, berinisial AH.

AH adalah wanita pemeran video asusila yang diduga sedang menjalani rawat jalan dan terapi kejiwaan di RSJ Menur, Surabaya.

Atas informasi tersebut, kini pihak kepolisian juga diketahui tengah mendalami kasus video asusila itu dengan memastikan secara langsung ke pihak RSJ Menur, Surabaya.

Video asusila tersebut awalnya disebarkan melalui media sosial Twitter, berdasarkan pengakuan dari tersangka sendiri memang kerap mendapatkan pesanan video mesum tersebut.

Baca Juga: Nama AKBP Erwin Pratomo Viral Pasca Dicopot Dari Jabatannya Lantaran Sang Istri Diduga Selingkuh

Menurut tersangka AH dan ACS dalam pembuatan video tersebut mereka mematok sesuai dengan pesanan dan juga tarif produksi.

Dari video yang dihasilkan itulah para pelaku kemudian mendapatkan keuntungan penjualan video konten asusila.

"Mereka mendapatkan keuntungan dari penjualan konten video porno tersebut, tarif ini bervariasi tergantung tema untuk hasil penjualan konten," kata Farman.

Tidak sampai disitu, tersangka AH dan ACS mengaku bahwa video asusila yang dibuatnya itu biasanya dipasarkan di dalam negeri hingga sampai keluar negeri.

Baca Juga: Profil Anak-anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, si Sulung Ternyata Calon Dokter dan Ingin Ikuti Jejaknya

"Untuk pasarnya Indonesia dan luar negeri, masih kami dalami," tuturnya.

Kini pihak kepolisian diketahui masih terus dalami kasus tersebut terkait dengan penyaluran penjualan video tersebut selain media Twitter.

Barang bukti juga diketahui telah disita polisi diantaranya sebuah laptop berwarna hitam, dua buah hardisk, eksternal, 2 buah smartphone, hingga selembar invoice kamar 1710 tertanggal 8 Maret 2022.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Tedi Rukmana