Nasional

Dugaan Bocornya Data Intelijen A1 dan Teori Efek Domino dalam Kasus Ferdy Sambo, Bikin Netizen Melongo

Oleh: Karseno AJ Rabu 09 Nov 2022, 18:23 WIB
Kuasa hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.

AYOJAKARTA.COM – Kuasa hukum Brigadir J yang menangani kasus terbunuh di rumah Ferdy Sambo, Kamaruddin Simanjuntak membuat pernyataan mengejutkan.

Seperti dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube CATATAN HITAM pada Rabu, 9 November 2022, diketahui adanya kebocoran data intelijen untuk menyelamatkan Ferdy Sambo cs.

Tidak tanggung-tanggung, kualitas data intelijen untuk penyelamatan Ferdy Sambo yang diungkap Kamaruddin tersebut berstatus A1 yang berarti seratus persen bisa dipercaya.

Baca Juga: CEK FAKTA: Arwah Brigadir J Hadir dalam Persidangan hingga Sebabkan Pengacara Linglung dan Lampu Padam

Efek Domino adalah satu peristiwa atau kejadian yang akan mempengaruhi timbulnya kejadian lain dan saling terkait.

“Soal penyelamatan Sambo, Anda mendengar rencana penyelamatan tersebut atau hanya analisis, Pak Kamaruddin?,” tanya awak media.

Pengacara yang sejak kasus penembakan Brigadir J ini meyakini bahwa motif utama dibalik kematian kliennya tersebut karena alasan intelijen, memberi tanggapan.

Baca Juga: Dipertemukan Dalam Persidangan, Tak Menyangka Bharada E Justru Lakukan Hal ini Kepada Bripka RR

“Banyak yang harus diselamatkan karena memang banyak yang sudah dilibatkan oleh Ferdy Sambo untuk melakukan perbuatan jahat,” jawab Kamaruddin, serius.

Pengacara peraih Nawacita Award 2022 tersebut juga menjelaskan bahwa alasan tewasnya Brigadir Joshua seperti cara mafia, karena mengetahui keburukan Ferdy Sambo cs.

Aib Ferdy Sambo cs pada konsorsium judi online, tata niaga narkoba serta miras maupun mobil Roll Royce yang tidak diketahui publik.

Ia menjelaskan bahwa dirinya pernah mendesak Presiden untuk membuat tim khusus independen yang melibatkan TNI AD dan AU dalam penanganan kasus Ferdy Sambo.

Baca Juga: Dipertemukan Dalam Persidangan, Tak Menyangka Bharada E Justru Lakukan Hal ini Kepada Bripka RR

“Ternyata data intelijen yang saya miliki membuktikan adanya transaksi aliran dana sebesar 155 triliun dari judi online, demikian juga narkoba, serta penggunaan pesawat jet pribadi hasil gratifikasi,” jelas Kamaruddin.

Pesawat jet pribadi yang dimaksud pernah digunakan oleh Ferdy Sambo dan para ajudan serta keluarganya berlibur di Bali, kemudian digunakan Hendra Kurniawan ketika terbang ke Jambi menemui keluarga almarhum Joshua.

Akibat pernyataan Kamaruddin Simanjuntak yang menghebohkan tersebut, unggahan tersebut mendapat tanggapan luar biasa dari sejumlah netizen.

Baca Juga: Arwah Brigadir J Hadir dalam Persidangan Membuat Pengacara Linglung hingga Lampu Padam, Begini Faktanya

“Seratus persen saya percaya Pak Kamaruddin, tidak diragukan, bagaimana kalau kita suarakan Pak Kamaruddin ini jadi Presiden 2024?,” ajak warganet.

“Justice for Joshua, semoga ada keadilan, gass terus Pak demi kebenaran, dan semoga kebenaran teta[ mendapatkan jalan,” tulis Liana Sitorus.

“Kenapa tidak dari awal benar-benar dibuat tim independent, seperti usulan Pak Kamaruddin, biar cepat kelar urusan,” tambah akun jasa angkutan banjarbaru.***

Reporter Karseno AJ
Editor Tedi Rukmana