Nasional

Hakim Kaget Dengar Pengakuan Sopir Ambulans Pengantar Jasad Brigadir J Disuruh Tunggu sampai Subuh: Buset

Oleh: Tim AYO 07 Senin 07 Nov 2022, 14:47 WIB
Ahmad Syahrul Ramadhan, sopir ambulanse pengantar jenazah Brigadir J.

AYOJAKARTA.COM - Hakim terkejut dengan pengakuan sopir pengantar jenazah Brigadir J yang saat itu dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri, Jakarta Timur.

Sopir ambulans bernama Ahmad Syahrul Ramadhan itu mengatakan, bahwa dirinya disuruh oleh seorang anggota polisi untuk membawa jenazah Brigadir J.

Dia juga mengaku diminta menunggu di RS Polri hingga waktu Subuh tiba.

Baca Juga: CEK FAKTA: Ayah Biologis Anak Bungsu Putri Candrawathi adalah Kuat Maruf hingga Buat Kak Seto Kecewa?

Keterangan itu disampaikan Syahrul sewaktu bersaksi di persidangan Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 7 November 2022.

Sewaktu tiba di RS Polri, Syahrul ikut membantu menurunkan jenazah Yosua. Setelah itu, Syahrul berpamitan kepada seorang anggota polisi di sana.

"Setelah saya drop jenazah ke troli jenazah. Saya parkir mobil. Terus saya bilang saya izin pamit," kata Syahrul, dilansir dari Suara.com.

Baca Juga: Rekam Jejak dan Perjalanan serta Kontroversi Hendra Kurniawan yang Bikin Netizen Penasaran

Namun demikian, anggota polisi itu melarang Syahrul pulang. Dirinya diminta menunggu hingga waktu salat Subuh di RS Polri.

"Sama anggota di RS terus bapak-bapak tersebut katanya sebentar dulu ya mas tunggu dulu. Saya tunggu tempat masjid di samping tembok sampai jam mau subuh yang mulia," imbuh Syahrul.

Ketua Majelis Hakim Wahyu Imam Santosa yang mendengar kesaksian Syahrul dibuat bingung. Sebab, Syahrul sendiri tidak mengetahui secara rinci apa alasan ia diminta menunggu hingga waktu salat Subuh.

Baca Juga: Viral Video Putri Candrawathi dan Kuat Maruf Duet Nyanyi: Berawal dari Temenan Lama-lama Manggil Sayang...

"Hah mau Subuh saudara nungguin?" tanya Majelis Hakim.

"Iya yang mulia," kata Syahrul.

"Buset, hanya tunggu jenazah tanpa tahu ada apa-apa," sebut Hakim Wahyu.

Syahrul pun mengaku sempat makan sembari menunggu waktu salat Subuh. Hakim Wahyu kembali mencecar Syahrul terkait apa alasannya menunggu saat itu. Lagi-lagi, Syahrul mengaku tidak tahu

"Lalu saya ditanya udah makan belum, akhirnya beli sate, sampai saya makan subuh baru selesai kamar jenazah," ungkap Hakim Wahyu.

Baca Juga: Terungkap, Ini Yang Bikin Ferdy Sambo Ditakuti Penyidik Menurut Saksi Rifaizal Samual

"Kenapa saudara tunggu sampai subuh?," tanya Hakim Wahyu.

"Enggak tahu," ujar Syahrul.

Hakim Wahyu kemudian menanyakan apakah Syahrul menerima imbalan usai mengantar jenazah Yosua. Syahrul menyebut dirinya diberi imbalan berupa uang untuk mencuci ambulans.

"Saudara dikasih uang?," tanya Hakim Wahyu.

"Hanya untuk ambulans sama untuk cuci mobil," jelas Syahrul.*** (Suara.com)

Reporter Tim AYO 07
Editor Tedi Rukmana