AYOJAKARTA.COM -- Kota Tasikmalaya pada 17 Oktober mendatang akan memasuki usia yang ke-21 tahun. Pemerintah setempat pun sudah menyiapkan logo terkait momen ini.
Melalui media sosial Dinas Kominfo Kota Tasikmalaya, logo HUT Kota Tasikmalaya diunggah pada 4 Oktober 2022.
Sayangnya, logo tersebut justru mendapat berbagai kritik dari pengguna media sosial.
Ditampilkan dalam unggahan itu filosofi atau makna dari logo HUT Kota Tasikmalaya.
Setiap warna dalam logo itu memiliki makna tersendiri, termasuk pada penggunaan bentuk logo.
"COVID-19 merupakan pandemi yang telah memukul berbagai sektor kehidupan di Kota Tasikmalaya, 21 tahun Kota Tasikmalaya, bangkit, berkarya, dan berjaya menjadi tema yang diangkat pada hari jadi Kota Tasikmalaya tahun ini," keterangan makna tema logo tersebut.
Baca Juga: Mengejutkan, Inilah Kehidupan Rizky Billar Sebelum Kenal Lesti Kejora: Makan pun Susah
"Semoga Kotas Tasikmalaya bisa bangkit dari keterpurukan, kembali berkarya dalam keaikan, kreatifitas dan berjaya dengan hasil karyanya," lanjutnya.
Logo HUT Kota Tasikmalaya ini dibuat oleh Ketua Dekranasda Kota Tasikmalaya Rukmini Yusuf Affandi.
Netizen menganggap logo HUT Kota Tasikmalaya pada tahun 2022 ini kurang tepat hingga sulit untuk dibaca.
Baca Juga: Ferdy Sambo Diduga Masih 'Berkuasa' di Kepolisian Meski Sudah Dipecat, Ini Buktinya
"Pemahaman yang kurang tepat untuk sebuah penerapan logo," tulis salah satu komentar netizen.
"Saya kira ieu logo kurang tepat, karena teu sederhana, rame teuing, tulisan kurang kebaca, teu fleksibel, color pallete tidak sesuai jeung logo tasikmalaya. Karena desain na emang lukisan nu banyak detail, pas pengaplikasian di media lain asa kurang tepat, karena teu simpel, teu fleksibel, dan logo detail nu terlalu banyak bisa katingali buruk lamun ditingali di layar smartphone atau benda-benda berukuran kecil," ujar yang lain.***