Nasional

Wakili Emak-emak, Mulan Jameela Kritik Program Pemerintah Soal Pergantian Kompor Elpiji Ke Kompor Induksi

Oleh: Cita Aryani. M Sabtu 24 Sep 2022, 07:50 WIB
Wakili Emak-emak, Mulan Jameela Kritik Program Pemerintah Soal Pergantian Kompor Elpiji Ke Kompor Induksi

AYOJAKARTA.COM - Berawal dari program konversi kompor elpiji dari pemerintah, sejumlah pihak menilai langkah tersebut tidak tepat untuk mengurangi pasokan elpiji.

Diketahui kompor induksi ini merupakan jenis dari kompor listrik yang lebih unggul daripada kompor listrik pada umumnya.

Untuk pembagian kompor listrik ini merupakan bagian dari uji coba dalam pengalihan penggunaan kompor gas dengan bahan bakar elpiji.

Baca Juga: Pengakuan Bripka RR Ketika di Magelang: Brigadir J Dipaksa Masuk ke Kamar Putri Candrawathi

Dalam kasus ini, Anggota DPR Komisi VII Mulan Jameela memberikan kritik dan meminta pemerintah untuk mengkaji lebih dalam terkait pergantian kompor elpiji ke kompor induksi.

Ia juga menyatakan bahwa penggunaan kompor induksi ini belum tentu cocok untuk masyarakat Indonesia.

Mulan Jameela menjelaskan bahwa kompor listrik tidak cocok dipakai untuk memasak menu lokal Indonesia atau masakan Nusantara.

Selain itu, Mulan mengaku kalau di rumahnya sudah ada kompor jenis ini, namun yang digunakan masih tetap kompor gas.

Tak hanya itu, istri musisi Ahmad Dhani ini juga merasa dan perlu mengatakan hal tersebut karena ia mewakili emak-emak di seluruh Tanah Air.

“Tadi menyampaikan harga kompor induksi ini harganya 1,5 juta, boleh tanya nggak sudah termasuk wajan sama panci? Apakah tersedia ke berbagai ukuran? Kalo ibu-ibu pasti baliknya ke situ. Belum lagi wajan pancinya mahal-mahal pak", ujar Mulan dikutip AyoJakarta.com dari akun Instagram @undercover.id, Sabtu (24/9/2022).

Baca Juga: Di BAP Putri Candrawathi Ngaku Diperkosa Brigadir J, Susi ART Ferdy Sambo dengar Suara Desahan dari Kamar

Mulan mengatakan bahwa peralatan masak seperti wajan dan panci yang bisa digunakan untuk kompor listrik berbeda dengan kompor biasa.

“Ini saya jujur ya, kapasitas saya sebagai anggota dewan dan sebagai emak-emak,” kata Mulan Jameela pada rapat kerja Komisi VII pada Rabu (21/9/2022).

Selain itu, menurutnya kompor listrik juga tidak cocok dengan masakan Indonesia.
Terlebih jika masakan diproduksi secara massal seperti saat sedang hajatan.

"Kami di rumah aja punya kompor listrik tapi tetap tak bisa lepas dari yang namanya gas, karena masakan Indonesia ya beda dan bukan masakan orang bule yang pancinya ya seukuran gitu aja. Ya karena masakan Indonesia beda sama masakan bule, yang pancinya udah seukuran gitu. Apalagi kalo ada hajatan, mana cukup?" kata Mulan kembali.

“Saya tahu betul Kementerian Perindustrian hanya melaksanakan mandat. Kalau kompor gas, ini tujuannya untuk bagaimana menyelesaikan masalah over supply listrik, tahu betul tapi mbok ya dipikir ini bener-bener menimbulkan masalah lagi," lanjut Mulan Jameela.***

Reporter Cita Aryani. M
Editor Fathul Amanah