Nasional

Lebih Hebat dari Bjorka? Inilah 'Prestasi' Hacker Desorden yang Telah Membobol Anak Perusahaan Pertamina

Oleh: Rifqi Nur Fauzi Senin 19 Sep 2022, 19:42 WIB
Hacker Desorden mengklaim bertanggung jawab atas kebocoran data milik anak perusahaan Pertamina.

AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini, nama hacker Desorden menjadi perbincangan banyak orang setelah meretas anak perusahaan Pertamina dan mengunggahnya di forum Breached.to.

Desorden mengunggah postingan yang menyebutkan bahwa mereka bertanggung jawab atas kebobolan data dari PT Pertamina Hulu Energi, Elnusa dengan data sebesar 1,6 GB.

Bahkan, mereka mengklaim bahwa sebenarnya ada ratusan GB data yang telah mereka miliki yang diambil dari database perusahaan tersebut.

Baca Juga: Baca Wirid Ini saat Terbangun Tengah Malam, Kata Syekh Ali Jaber Hajat Bakal Terkabul dan Dosa Berguguran

Dari pengakuan itu, timbul pertanyaan tentang siapa sosok hacker Desorden yang digadang-gadang lebih hebat dari Bjorka tersebut.

Dikutip AyoJakarta.com dari Cyberint, Desorden merupakan sebuah kelompok penjahat yang telah meretas berbagai macam perusahaan besar, khususnya yang berada di wilayah Asia.

Desorden disebut-sebut merupakan kelompok hacker yang kemampuannya sudah tidak dipertanyakan lagi dan telah diakui sebagai cyber criminal tingkat tinggi yang aktif dalam berbagai forum kejahatan siber.

Baca Juga: Geger! Astrolog Perancis Ramal Indonesia Perang Lawan Australia di 2037, Inilah Bukti dan Penjelasannya

Ada berbagai macam pencapaian dari Desorden yang membuatnya 'terlihat' jauh lebih hebat daripada sosok Bjorka yang meretas data milik pemerintah.

Bahkan, ada isu yang beredar bahwa Desorden telah membantu Bjorka dalam menjalankan aksinya selama ini.

Pada akhir September 2021, kelompok kriminal ini telah meretas dua perusahaan logistik melayu, yaitu ABX Express dan Skynet.

Sampel data curian dari kedua perusahaan ini kemudian dibagikan di platform Raidforums yang diketahui merupakan forum untuk pelaku tindak kejahatan siber, bisa disebut juga sebagai forum para hacker.

Baca Juga: Thanks WhatsApp! Kini Bisa Terlihat Offline di WA Tanpa Ketahuan Online

Pada pertengahan Oktober 2021, kemudian Desorden melakukan tindak kejahatan dengan menyerang raksasa teknologi yang sudah terkenal di dunia, Acer.

Kelompok kriminal ini mengklaim telah mengakses lebih dari 60 GB data milik perusahaan, mengancam lebih dari 3.000 set rincian login pengecer dan distributor Acer di India.

Selanjutnya, pada awal November 2021, Desorden meretas konstruksi rumah, supermarket, dan toko serba ada terbesar di Filipina yaitu Allvalue dengan mencuri 300 GB file data dari server yang mereka bobol.

Tak hanya itu saja, masih di bulan yang sama pada November 2021, Desorden berhasil menyerang perusahaan di singapura yaitu Protemps dengan menyusupi seluruh database milik perusahaan tersebut.

Baca Juga: Contoh Teks Doa Upacara untuk Merayakan HUT ke 77 RI, Singkat dan Penuh Arti Bagi Indonesia

Lalu pada awal 2022, kelompok ini mengungkapkan bahwa mereka meretas OG Singapore Departement Store.

Pada operasi tersebut, kelompok Desorden mengakses informasi pribadi yang sensitif tentang anggota meliputi nama lengkap, Kartu Tanda Penduduk, email, dan kredensial login.

Sedangkan belakangan ini, nama Desorden juga muncul setelah mengaku bahwa telah membobol sistem keamanan dan mengambil data dari perusahaan di Indonesia, bahkan dituding telah berkomplot dengan Bjorka.

Walaupun begitu, tidak bisa dipastikan apakah Desorden asli lah yang telah membobol data Pertamina atau hanya orang yang menumpang nama saja.

Baca Juga: Bukan Ferdy Sambo, Bjorka Bocorkan Jika Dalang Utama Pembunuh Brigadir J Adalah Jenderal Ini

Mustahil untuk memastikan kebenaran sosok Desorden yang muncul karena penjahat cyber memang berisikan orang-orang misterius yang informasi pribadinya tidak mungkin diungkapkan ke publik.

Jadi, masih ada kemungkinan jika terdapat orang tertentu yang mengaku sebagai Desorden untuk memperkeruh suasana yang ada di Indonesia saat ini akibat ulah Bjorka.***

Reporter Rifqi Nur Fauzi
Editor Tedi Rukmana